LENSAPOST.NET – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Barat sejak Jumat (17/7/2026) pukul 13.30 WIB. Hingga Selasa (21/7/2026) malam, total luas lahan terdampak mencapai sekitar 12,5 hektar.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), titik kebakaran tersebar di beberapa kecamatan, yakni Meureubo, Johan Pahlawan, Samatiga, dan Woyla Barat.
Rincian lokasi terdampak meliputi:
- Gampong Gunong Kleng (Meureubo) ± 0,5 hektar
- Gampong Lapang ± 1 hektar dan Leuhan ± 2 hektar (Johan Pahlawan)
- Gampong Cot Seumeureung ± 4 hektar dan Paya Lumpat ± 3 hektar (Samatiga)
- Gampong Blang Luah ± 2 hektar (Woyla Barat)
“Total lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±12,5 hektar,” demikian laporan Pusdalops PB BPBD Aceh Barat.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Tidak ada korban jiwa maupun warga terdampak dalam peristiwa tersebut.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Aceh Barat, Damkar Pos Meureubo, TNI, Polri, UKM PK UTU, serta masyarakat setempat terus melakukan upaya pemadaman dan penyekatan api di sejumlah titik.
Pada Selasa (21/7/2026), penanganan difokuskan di wilayah Gampong Cot Seumeureung hingga Paya Lumpat serta Blang Luah.
Adapun kondisi terkini di lapangan:
- Gampong Gunong Kleng telah tertangani 100 persen
- Gampong Cot Seumeureung, Paya Lumpat, Lapang, dan Leuhan masih dalam penanganan (sekitar 50 persen)
- Gampong Blang Luah masih dalam proses pemadaman
BPBA juga terus melakukan monitoring di seluruh kabupaten/kota di Aceh guna mengantisipasi potensi kebakaran lanjutan.












