LENSAPOST.NET – Dinas Peternakan Aceh merencanakan sejumlah paket pengadaan ternak kambing yang tercantum dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP) Penyedia Tahun Anggaran 2026. Paket-paket tersebut tersebar di beberapa kabupaten/kota dengan berbagai metode pemilihan penyedia.
Berdasarkan data RUP, terdapat sedikitnya tujuh paket pengadaan yang berkaitan dengan ternak kambing, baik dalam bentuk bantuan hibah maupun kegiatan demonstrasi plot (demplot).
Salah satu paket dengan nilai pagu terbesar adalah pengadaan ternak kambing Peranakan Etawa (PE) untuk Kelompok Tani Bersama Muda Mandiri di Gampong Lamtui, Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar, dengan pagu anggaran sebesar Rp400 juta.
Paket ini direncanakan menggunakan metode e-purchasing dan bersumber dari APBD, dengan jadwal pemilihan pada Maret 2026.
Nilai pagu serupa juga terdapat pada kegiatan demonstrasi plot kambing jantan untuk Kelompok Pasee Berkah di Gampong Pie, Aceh Utara, sebesar Rp400 juta. Paket ini menggunakan metode penunjukan langsung dengan jadwal pelaksanaan pada November 2026.
Selain itu, terdapat paket pengadaan bantuan hibah kambing jantan untuk Kelompok Makmu Beusare di Kabupaten Bireuen dengan pagu Rp300 juta. Sementara di Kota Banda Aceh, pengadaan ternak indukan kambing PE untuk kelompok ternak di Gampong Tibang direncanakan dengan pagu Rp200 juta.
Dinas Peternakan Aceh juga mencatat paket bantuan hibah kambing untuk Kelompok Sejahtera Mandiri di Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, dengan nilai Rp100 juta melalui metode e-purchasing.
Untuk kegiatan demonstrasi plot di Aceh Utara, selain paket Rp400 juta, terdapat pula paket lain dengan nilai Rp108 juta melalui pengadaan langsung, serta paket senilai Rp5,3 juta yang menggunakan metode penunjukan langsung.
Seluruh paket pengadaan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan dijadwalkan berlangsung pada tahun 2026, dengan waktu pemilihan yang bervariasi antara Maret hingga November. []












