LENSAPOST.NET — Universitas Syiah Kuala (USK) melalui Rumah Amal Masjid Jamik USK menutup rangkaian kegiatan Ramadhan Ceria Bersama Penyintas Bencana yang telah berlangsung sejak 28 Februari 2026 di Desa Dayah Usen, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan pendampingan kepada masyarakat terdampak bencana sekaligus upaya menyemarakkan bulan suci Ramadhan melalui berbagai kegiatan keagamaan dan sosial.
Penutupan kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (7/3) dihadiri oleh Wakil Rektor III Universitas Syiah Kuala Prof. Mustanir, M.Sc., perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga Desa Dayah Usen.
Dalam sambutannya, Prof. Mustanir, M.Sc. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian universitas kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang terdampak bencana.
“Program ini merupakan bentuk pendampingan dan kepedulian kami kepada masyarakat di lokasi terdampak. Kegiatan ini berlangsung sejak 28 Februari hingga hari ini, 7 Maret 2026, dengan berbagai program yang bertujuan memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus membantu kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Selama pelaksanaan program, berbagai kegiatan telah dilaksanakan, salah satunya Pesantren Kilat Ramadhan yang menitikberatkan pada penguatan ibadah dan peningkatan wawasan masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi tahsin dan kelas sari tilawah Al-Qur’an, literasi digital, serta pelatihan tajhiz mayit sebagai pembekalan ilmu fardu kifayah bagi masyarakat.
Selain kegiatan pembinaan keagamaan, dalam rangkaian Ramadhan Ceria ini juga dilaksanakan penyusunan dan penerbitan buku digital bertema “Cita-cita Anak Penyintas Banjir di Desa Dayah Usen.” Buku digital tersebut berisi kumpulan tulisan dan harapan anak-anak penyintas banjir mengenai cita-cita dan masa depan yang mereka impikan.
Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak untuk mengekspresikan harapan, mimpi, serta semangat mereka dalam meraih masa depan meskipun pernah menghadapi situasi bencana. Buku digital ini diharapkan tidak hanya menjadi ruang ekspresi bagi anak-anak, tetapi juga menjadi pengingat bagi berbagai pihak tentang pentingnya memberikan dukungan dan pendampingan bagi generasi muda di wilayah terdampak bencana.
Selain kegiatan pembinaan keagamaan, Rumah Amal Masjid Jamik USK juga menyalurkan 50 Paket Senyum Ramadhan kepada masyarakat. Total dana yang disalurkan untuk paket sembako ini mencapai Rp12.500.000.
Pada kesempatan yang sama, turut disalurkan santunan kepada 30 anak yatim dengan nilai Rp250.000 per anak dengan total santunan sebesar Rp7.500.000.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama penyintas banjir Aceh, yang diikuti oleh masyarakat setempat, relawan, serta perwakilan USK sebagai bentuk kebersamaan dan penguatan solidaritas sosial di bulan Ramadhan.
Di akhir sambutannya, Prof. Mustanir, M.Sc. menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Dayah Usen atas sambutan hangat serta partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Dayah Usen atas dukungan dan kebersamaan selama rangkaian kegiatan ini. Semoga apa yang kita lakukan dalam program Ramadhan Ceria ini menjadi amal kebaikan dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini, USK berharap kehadiran perguruan tinggi tidak hanya dalam bidang pendidikan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam kegiatan sosial kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat.












