LENSAPOST.NET – Apple Inc. resmi memperkenalkan chip terbaru mereka, M5 Pro dan M5 Max, yang langsung mengubah wajah MacBook Pro generasi terbaru. Bukan sekadar peningkatan spesifikasi, Apple menyebut keduanya sebagai chip paling canggih untuk laptop profesional saat ini, dengan fokus besar pada performa AI, grafis, dan efisiensi daya.
Perubahan paling mendasar datang dari arsitektur baru bernama Fusion Architecture. Apple menggabungkan dua die generasi ketiga 3 nanometer menjadi satu system on a chip (SoC) melalui teknologi packaging canggih berbandwidth tinggi dan latensi rendah. Pendekatan ini membuat performa melonjak drastis tanpa mengorbankan efisiensi daya—ciri khas Apple silicon.
M5 Pro: Kencang untuk Profesional & Mahasiswa STEM
M5 Pro dirancang untuk kebutuhan profesional seperti modeler data, sound designer, hingga mahasiswa STEM. Chip ini memadukan:
CPU 18-inti (6 super core + 12 performance core)
GPU hingga 20-inti dengan Neural Accelerator di tiap inti
Neural Engine 16-inti yang lebih cepat
Dukungan memori terpadu hingga 64GB
Bandwidth memori mencapai 307GB/s
Apple mengklaim super core pada M5 Pro sebagai inti dengan performa single-threaded tercepat di dunia, berkat peningkatan bandwidth front-end, cache hierarchy baru, dan branch prediction yang disempurnakan.
Untuk performa grafis:
GPU compute hingga 4x lebih cepat dari M4 Pro
6x lebih cepat dari M1 Pro
Peningkatan grafis 20%
Ray tracing naik hingga 35% dibanding M4 Pro
Mesin ray tracing generasi ketiga Apple juga membuat pengalaman grafis semakin realistis dan efisien.
M5 Max: Monster untuk Animator & Peneliti AI
Bagi pengguna dengan kebutuhan ekstrem seperti animator 3D, developer aplikasi, dan peneliti AI, M5 Max adalah jawaban.
Spesifikasinya mencakup:
CPU 18-inti (konfigurasi sama dengan M5 Pro)
GPU hingga 40-inti (dua kali lipat M5 Pro)
Memori terpadu hingga 128GB
Bandwidth memori luar biasa: 614GB/s
Performa CPU meningkat hingga 15% dibanding M4 Max untuk beban kerja multithreaded. Untuk AI, performanya diklaim mencapai:
6x lebih cepat dari M1 Max
Grafis naik 20% dibanding M4 Max
Ray tracing meningkat hingga 30%
Dengan memori besar dan bandwidth masif, M5 Max memungkinkan pengguna mengolah scene 3D kompleks, dataset raksasa, hingga token generation untuk Large Language Models (LLMs) dengan sangat cepat.
Fitur Tambahan: Thunderbolt 5 & AV1
Kedua chip dilengkapi:
Neural Engine 16-inti terbaru
Media Engine dengan hardware-accelerated AV1 decode
Fitur keamanan Memory Integrity Enforcement
Dukungan Thunderbolt 5 langsung di dalam chip melalui controller custom
MacBook Pro dengan M5 Pro dan M5 Max bahkan disebut sebagai perangkat pertama dengan implementasi Thunderbolt 5 paling mumpuni di industri.
Siap Masuk Indonesia
MacBook Pro dengan M5 Pro dan M5 Max sudah dapat dipesan mulai 4 Maret 2026 di sejumlah negara, dan akan segera hadir di Indonesia.
Dengan langkah agresif ini, Apple semakin memperkuat posisi MacBook Pro sebagai workstation mobile untuk era AI. Bukan hanya cepat, kini MacBook Pro juga semakin cerdas dan siap menghadapi kebutuhan komputasi generasi berikutnya.











