ACEH  

Ratusan Warga Shalatkan Jenazah Santri yang Diduga Dibakar Teman di Langkat

Ratusan warga warga ikut menyalatkan jenazah Adab Aulia Riski (19).

LENSAPOST.NET – Ratusan warga memadati Desa Simpang Juli, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, pada Selasa, 15 Oktober 2024, untuk melaksanakan shalat jenazah dan mengiringi pemakaman Adab Aulia Riski (19).

Pemuda yang dikenal aktif di bidang keagamaan tersebut meninggal dunia setelah mengalami luka bakar serius akibat dugaan penganiayaan di sebuah pondok pesantren di Langkat, Sumatera Utara.

Shalat jenazah dipimpin langsung oleh Farid, abang ipar almarhum yang juga menjabat sebagai Pimpinan Pondok Pesantren An-Nur. Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman yang dilakukan di tanah perkebunan milik orang tua Aulia, tepat di belakang rumah keluarganya.

Halidin kepala desa simpang Juli kecamatan Ketol

Kepala Desa Simpang Juli, Halidin, mengenang sosok Aulia sebagai pemuda yang berpotensi dan berdedikasi dalam bidang keagamaan. “Aulia adalah anak yang sangat baik, sosok pribadi yang luar biasa. Di desa, ia sering membantu kami dalam kegiatan keagamaan, khususnya saat hari-hari besar Islam,” ujarnya.

Halidin menambahkan bahwa Aulia kerap menjadi penceramah dalam peringatan Maulid Nabi dan memberikan tausiyah setiap bulan Ramadan. “Kami selalu mempercayakan Aulia sebagai penceramah karena ilmunya yang mumpuni dan kedekatannya dengan masyarakat,” lanjutnya.

Terkait kasus dugaan penganiayaan yang menimpa Aulia, Halidin berharap pihak kepolisian dapat menindaklanjuti dan menegakkan hukum seadil-adilnya. “Negara kita memiliki hukum yang harus ditegakkan. Kami berharap kasus ini segera ditangani dengan baik oleh pihak berwajib,” harapnya.

Senada dengan Halidin, Farid selaku keluarga dan Pimpinan Pesantren An-Nur juga menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada kepolisian.

“Atas kejadian ini menjadi pelajaran bagi kami dan bagi seluruh pengurus Pasantren yang mana kiranya dapat menuntaskan permasalahan ini,” katanya.

Farid abang ipar korban dan Pimpinan Pesantren An-Nur

Tragedi ini menjadi duka mendalam bagi keluarga dan seluruh masyarakat Desa Simpang Juli. Adab Aulia Riski, santri yang dikenal berprestasi, meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka bakar yang hampir meliputi seluruh tubuhnya. Dugaan sementara, Aulia menjadi korban penganiayaan oleh salah satu rekannya di pesantren. Meski upaya medis telah dilakukan, nyawa Aulia tidak berhasil diselamatkan.

Laporan : Rahmat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *