LENSAPOST.NET – Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) bersama Kejaksaan Negeri setempat membahas pentingnya kepastian hukum agar dunia usaha dapat tumbuh secara sehat dan berkelanjutan.
Pertemuan tersebut berlangsung di Nongkrong Coffee Lauser, Jalan At-Taqwa, Blangpidie, Kamis (23/04/2026).
Dalam kegiatan itu, hadir Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Abdya Kardono, SH MH, didampingi jajaran pejabat struktural, di antaranya Kasi Intel Barry Sugiarto, SH MH, Kasi Pidsus Leo Karnando Chaniago, SH, Kasi Pidum Badrunsyah, SH, Kasi Datun Wahyudin, SH, serta Kasi PAPBN Ricky Rosiwa, SH. Turut hadir Ketua Umum BPC HIPMI Abdya Akmal Al-Qarasie, M.Sos, bersama para ketua bidang.
Kunjungan ini bertujuan untuk membangun komunikasi sekaligus memperkuat sinergi antara kalangan pengusaha muda dengan institusi penegak hukum.
Ketua Umum BPC HIPMI Abdya, Akmal Al-Qarasie, menyampaikan bahwa dunia usaha membutuhkan kepastian hukum agar dapat berkembang dengan baik.
“Kami datang untuk bersilaturahmi sekaligus memohon arahan dari Bapak Kajari. HIPMI siap menjadi mitra strategis Kejaksaan dalam memberikan edukasi hukum kepada anggota, terutama terkait pencegahan korupsi dan tata kelola usaha yang baik,” ujarnya.
Sementara itu, Kajari Abdya Kardono, SH MH, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa Kejaksaan terbuka bagi seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda yang menjadi penggerak ekonomi daerah.
“Sinergi ini penting agar para pengusaha tidak ragu dalam melangkah. Jika terdapat keraguan terkait aturan pengadaan maupun kontrak, dapat dikonsultasikan melalui program Jaksa Jaga yang telah tersedia,” jelasnya.
Dalam suasana pertemuan yang berlangsung hangat, kedua pihak turut membahas sejumlah hal strategis, di antaranya pendampingan hukum bagi anggota HIPMI yang terlibat dalam proyek pemerintah guna mencegah potensi persoalan hukum.
Selain itu, sosialisasi anti-korupsi di kalangan pengusaha muda juga menjadi perhatian utama, termasuk komitmen bersama untuk menciptakan iklim investasi yang bersih, transparan, dan berkeadilan di Kabupaten Aceh Barat Daya.
“Dengan sinergi ini, kami berharap para pengusaha muda di Abdya semakin percaya diri dalam mengembangkan usaha, namun tetap berpegang pada aturan yang berlaku,” pungkas Kardono.












