Perkuat Posyandu Pascabencana, LKC Dompet Dhuafa Aceh Latih Kader Posyandu Pidie Jaya

LENSAPOST.NET — Pemulihan pascabencana tidak hanya membutuhkan perbaikan fasilitas kesehatan, tetapi juga penguatan kapasitas masyarakat yang menjalankan layanan kesehatan. Melalui Program Recovery Kebencanaan dan Revitalisasi Posyandu, LKC Dompet Dhuafa Aceh bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie Jaya, Puskesmas Meureudu, dan Pemerintah Gampong Meunasah Lhok memperkuat kapasitas kader melalui Workshop 25 Kompetensi Dasar Kader Posyandu.

Kegiatan yang berlangsung pada 19–20 Agustus 2026 di Aula Puskesmas Meureudu tersebut diikuti oleh 15 kader Posyandu dari Gampong Meunasah Lhok.

Workshop ini membekali kader dengan berbagai kompetensi untuk mendukung pelayanan Posyandu, mulai dari mengenali sasaran pelayanan, melakukan pengukuran dan pemeriksaan dasar, mengidentifikasi faktor risiko atau masalah kesehatan, memberikan edukasi, melakukan pencatatan, hingga memastikan tindak lanjut sesuai kebutuhan masyarakat.

Pelatihan dilaksanakan melalui metode ceramah, diskusi, demonstrasi, simulasi, studi kasus, praktik lapangan, dan post-test. Dengan pendekatan tersebut, para kader tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga kesempatan untuk mempraktikkan keterampilan yang dibutuhkan dalam pelayanan kesehatan di lapangan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie Jaya, Eddy Azwar, SKM., M.Kes., menyampaikan apresiasi kepada LKC Dompet Dhuafa Aceh yang telah memilih Pidie Jaya sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program sekaligus memfasilitasi pelatihan bagi kader Posyandu.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada LKC Dompet Dhuafa Aceh yang telah memilih Pidie Jaya dan memfasilitasi pelatihan kader ini. Kami juga mengapresiasi keterlibatan Dinas Kesehatan dalam kegiatan ini, sehingga pelatihan dapat berjalan bersama dan sesuai dengan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Fasilitator Recovery Kebencanaan LKC Dompet Dhuafa Aceh wilayah Pidie Jaya, Uswatun Hasanah, S.Keb., mengatakan penguatan kapasitas kader menjadi bagian penting dalam proses revitalisasi Posyandu.

“Kader merupakan bagian penting dalam pelayanan kesehatan di gampong karena mereka paling dekat dengan masyarakat. Melalui workshop ini, kami berharap kader tidak hanya memahami kompetensi yang diberikan, tetapi juga semakin percaya diri untuk menerapkannya dalam pelayanan Posyandu sehari-hari,” ujar Uswatun.

Ia menambahkan, penguatan kapasitas kader perlu berjalan seiring dengan dukungan Puskesmas dan pemerintah gampong agar pelayanan kesehatan dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Wilayah LKC Dompet Dhuafa Aceh, Arfan Ramadhan, menekankan bahwa proses pemulihan pascabencana tidak cukup hanya dengan mengembalikan fasilitas yang terdampak.

“Recovery bukan hanya tentang memperbaiki apa yang rusak akibat bencana, tetapi juga memperkuat kemampuan masyarakat agar mereka mampu menjaga layanan kesehatan di lingkungannya. Kader menjadi salah satu kunci karena mereka berada paling dekat dengan masyarakat,” kata Arfan.

Menurutnya, LKC Dompet Dhuafa Aceh hadir untuk mendampingi sekaligus memperkuat sistem pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang telah ada.

“Harapannya, penguatan kader ini menjadi bagian dari proses membangun layanan kesehatan berbasis masyarakat yang dapat berjalan bersama dan berkelanjutan,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan Geuchik Gampong Meunasah Lhok, Safarina, terhadap pelaksanaan program tersebut di wilayahnya.

“Kami sangat berterima kasih kepada LKC Dompet Dhuafa Aceh yang sudah memilih gampong kami untuk program yang sangat luar biasa ini. Semoga ilmu yang sudah diberikan kepada kader-kader ini berkah dan bisa kami laksanakan dalam bertugas melayani masyarakat,” ujarnya.

Sebanyak 15 kader mengikuti seluruh rangkaian workshop sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapan sumber daya manusia Posyandu. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam pelayanan kesehatan di gampong sesuai kebutuhan masyarakat.

Kolaborasi antara Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie Jaya, Puskesmas Meureudu, Pemerintah Gampong Meunasah Lhok, dan LKC Dompet Dhuafa Aceh menjadi bagian penting dalam melanjutkan proses pemulihan dan revitalisasi pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.

Melalui Program Recovery Kebencanaan dan Revitalisasi Posyandu, LKC Dompet Dhuafa Aceh mendorong pemulihan yang tidak hanya berfokus pada pengembalian layanan, tetapi juga pada penguatan kapasitas kader, kolaborasi lokal, dan kemandirian masyarakat agar pelayanan Posyandu dapat terus berjalan secara berkelanjutan.

Penulis:
Imam Maulana