LENSAPOST.NET – Ketua DPRK Aceh Tenggara, Dr. Denny Febrian Roza, S.STP., M.Si., kembali mendapat pengakuan atas kiprahnya di tengah masyarakat. Ia menerima Serambi Awards 2026 kategori Pemimpin Gerakan Pemberdayaan Anak Yatim, dalam acara yang digelar di Banda Aceh, Sabtu (29/8/2026).
Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas kepedulian Denny terhadap keberadaan dan masa depan anak yatim. Perhatian terhadap kelompok rentan itu dinilai menjadi bagian penting dari kiprah sosial yang ditunjukkannya sebagai seorang pemimpin sekaligus wakil rakyat.
Penghargaan bergengsi tersebut sekaligus menempatkan nama Ketua DPRK Aceh Tenggara itu dalam jajaran tokoh yang mendapat apresiasi atas kontribusinya terhadap masyarakat di Aceh.
Bagi Denny, penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk pengakuan, melainkan amanah untuk terus memperkuat kepedulian terhadap anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.
Ia menilai perhatian kepada anak yatim tidak boleh bersifat seremonial. Dukungan, kepedulian dan pendampingan harus dilakukan secara berkelanjutan agar mereka memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berbuat dan memberikan perhatian kepada anak yatim serta masyarakat yang membutuhkan,” kata Denny, Minggu (30/8/2026).
Menurutnya, kepedulian terhadap anak yatim merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, sinergi antara pemerintah, lembaga legislatif, dunia usaha, organisasi sosial dan masyarakat harus terus diperkuat.
Denny berharap penghargaan Serambi Awards 2026 tersebut dapat menjadi energi positif untuk mendorong semakin banyak pihak ikut mengambil bagian dalam memperhatikan dan membantu anak yatim.
“Yang terpenting bukan penghargaan yang kita terima, tetapi bagaimana kepedulian ini terus hidup dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Serambi Awards 2026 menjadi momentum apresiasi terhadap sejumlah tokoh yang dinilai memiliki kontribusi dan kepedulian dalam berbagai bidang. Penghargaan yang diterima Denny Febrian Roza sekaligus menjadi catatan tersendiri bagi Aceh Tenggara di tingkat provinsi.
Penghargaan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi simbol apresiasi, tetapi juga memperkuat komitmen untuk menghadirkan kepedulian sosial yang nyata dan berkelanjutan bagi anak yatim. []












