LENSAPOST.NET – Pelukis Aceh, Salaudin, menilai dukungan pemerintah menjadi faktor kunci dalam mendorong kemajuan seni rupa di Aceh. Hingga kini, para seniman masih menghadapi berbagai keterbatasan, mulai dari minimnya ruang pameran hingga belum terbentuknya ekosistem seni yang kuat.
“Seni rupa Aceh masih tertinggal dibandingkan daerah lain, terutama di Pulau Jawa. Salah satu penyebabnya karena dukungan terhadap pengembangan seni rupa belum maksimal,” kata Salaudin dalam wawancara di Banda Aceh, Kamis (4/6/2026).
Ia menjelaskan, di daerah dengan perkembangan seni rupa yang maju, pemerintah hadir melalui penyediaan fasilitas, ruang kreatif, program pembinaan, hingga dukungan promosi. Sebaliknya di Aceh, seniman masih harus berjuang secara mandiri untuk memperkenalkan dan memasarkan karya mereka.
Menurut Salaudin, pemerintah perlu memiliki pemahaman lebih luas tentang pentingnya seni dan kebudayaan sebagai bagian dari pembangunan daerah. Ia menegaskan, seni tidak boleh dipandang hanya sebagai hobi atau hiburan semata.
“Seni rupa juga memiliki nilai pendidikan, ekonomi, dan identitas budaya yang perlu mendapat perhatian serius,” ujarnya.
Ia mengusulkan agar pemerintah menyediakan ruang khusus bagi seniman untuk memamerkan sekaligus menjual karya mereka. Salah satu gagasan yang ditawarkan adalah pembangunan sentra atau kios seni di kawasan strategis yang ramai dikunjungi masyarakat dan wisatawan, seperti Blang Padang dan kawasan Museum Tsunami Aceh.
Menurutnya, keberadaan ruang tersebut tidak hanya membantu pemasaran karya, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan promosi budaya Aceh kepada pengunjung.
Selain itu, Salaudin juga mendorong adanya program pelatihan, workshop, studi banding, serta pembinaan berkelanjutan bagi seniman muda. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang seni rupa.
Ia menambahkan, Aceh juga membutuhkan kehadiran kurator, galeri, dan kolektor guna memperkuat ekosistem seni. Karena itu, pemerintah diharapkan dapat berperan sebagai penghubung antara seniman dengan berbagai pihak yang berpotensi mendukung perkembangan seni rupa.
“Saya berharap pemerintah mulai memberi perhatian yang lebih nyata kepada para seniman. Jika diberikan ruang dan dukungan yang memadai, saya yakin seni rupa Aceh mampu berkembang dan bersaing dengan daerah lain di Indonesia,” kata Salaudin.[]
.












