SMPN 2 Kuta Baro Borong Tiga Prestasi, Dua Juara I dan Wakili Aceh Besar ke Tingkat Provinsi

 

Lensapost. net | ACEH BESAR – SMP Negeri 2 Kuta Baro, Cot Keu Eung, Kabupaten Aceh Besar, menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang lomba mencagok, hadih, dan puisi tingkat Kabupaten Aceh Besar tahun 2026. Sekolah tersebut berhasil meraih tiga penghargaan, termasuk dua gelar Juara I, serta mengantarkan salah satu peraih juara pertama melaju ke tingkat Provinsi Aceh.

Komite SMP Negeri 2 Kuta Baro, Dr. Mawardi, S.Th.I., M.A., menyampaikan capaian tersebut pada Kamis (15/10/2026). Menurutnya, prestasi itu menjadi kebanggaan bagi keluarga besar sekolah sekaligus menunjukkan pentingnya pembinaan bakat dan kemampuan peserta didik di luar bidang akademik.

Berdasarkan informasi yang disampaikan Mawardi, SMP Negeri 2 Kuta Baro meraih Juara I Mencagok, Juara I Hadih/Puisi, dan Juara Harapan I. Salah satu peraih Juara I juga mendapat kesempatan mewakili Kabupaten Aceh Besar pada kompetisi tingkat Provinsi Aceh.

“Alhamdulillah, tahun 2026 ini SMP Negeri 2 Kuta Baro berhasil meraih tiga prestasi, yakni Juara I Mencagok, Juara I Hadih/Puisi, dan Juara Harapan I. Salah satu peraih juara pertama juga maju mewakili Aceh Besar ke tingkat provinsi,” ungkap Mawardi.

Ia berharap capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan sesaat, tetapi juga menjadi motivasi bagi peserta didik untuk terus mengasah kemampuan, meningkatkan kepercayaan diri, dan meraih prestasi yang lebih tinggi.

Kepala Sekolah Dorong Pengembangan Potensi Siswa

Kepala SMP Negeri 2 Kuta Baro, Syahril, S.Pd., turut menjadi bagian dari lingkungan pendidikan yang mendorong pengembangan potensi peserta didik.

Menurutnya, prestasi dalam bidang mencagok, hadih, dan puisi menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik di ruang kelas. Pengembangan bakat, keterampilan berbahasa, keberanian tampil, serta kemampuan mengekspresikan gagasan juga menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter siswa.

“Melalui pembinaan yang terarah, sekolah diharapkan mampu memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengenali potensi masing-masing, berlatih secara konsisten, dan mengikuti kompetisi sesuai bidang yang diminati,” ujarnya.

Syahril berharap dukungan kepala sekolah, guru, komite sekolah, orang tua, dan seluruh warga sekolah terus diperkuat agar pengembangan bakat dan prestasi siswa dapat berlangsung secara berkesinambungan.

Melestarikan Seni Tutur dan Sastra Aceh

Selain menjadi ajang kompetisi, lomba mencagok, hadih, dan puisi juga memiliki nilai penting dalam pelestarian budaya lokal Aceh. Kegiatan tersebut memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengenal, mempelajari, dan mengembangkan tradisi seni tutur serta sastra yang hidup di tengah masyarakat.

Mawardi, yang juga berkiprah di Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Ar-Raniry Banda Aceh, menilai pengenalan budaya daerah kepada generasi muda penting dilakukan di tengah perubahan zaman dan perkembangan teknologi.

“Di tengah perubahan zaman dan perkembangan teknologi, pengenalan budaya daerah kepada generasi muda menjadi salah satu upaya menjaga identitas dan kekayaan budaya Aceh,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan pelajar dalam kegiatan seni dan sastra daerah dapat menumbuhkan kecintaan terhadap budaya sendiri sekaligus mendorong keberanian generasi muda untuk menjaga dan mengembangkan warisan budaya Aceh.

Siapkan Diri Menuju Kompetisi Provinsi

Raihan tiga penghargaan tersebut menjadi modal bagi SMP Negeri 2 Kuta Baro untuk terus meningkatkan pembinaan peserta didik. Perwakilan sekolah yang akan berlaga di tingkat Provinsi Aceh diharapkan mempersiapkan diri secara optimal melalui latihan, pendampingan, dan evaluasi kemampuan.

Mawardi berharap prestasi tersebut dapat menjadi pemantik semangat bagi siswa lainnya untuk terus belajar, berani mencoba, dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

“Harapan kita, prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berlatih dan membawa nama baik sekolah serta Kabupaten Aceh Besar,” tutupnya.

Dengan dukungan seluruh unsur pendidikan, SMP Negeri 2 Kuta Baro diharapkan terus melahirkan peserta didik yang berprestasi, percaya diri, serta memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya daerah.