ACEH  

Rektor USM Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Umum Forum Rektor dan Pimpinan PTS Se-Aceh

Rektor Universitas Serambi Mekkah (USM), Dr. Teuku Abdurrahman, S.H., SpN

LENSAPOST.NET — Rektor Universitas Serambi Mekkah (USM), Dr. Teuku Abdurrahman, S.H., SpN., terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Forum Rektor dan Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Se-Aceh.

Penetapan tersebut merupakan hasil rangkaian pertemuan dan rapat koordinasi yang dilakukan secara bertahap oleh sejumlah pimpinan PTS di Aceh. Proses finalisasi berlangsung di Ruang VVIP Sada Coffee, Lambhuk, Kota Banda Aceh, Senin (10/8/2026).

Rapat finalisasi dipandu Ketua Komite Pelaksana, Dr. Ir. TM Zulfikar, S.T., M.P., IPU., ASEAN Eng., dan dihadiri sedikitnya sembilan rektor serta pimpinan PTS di Aceh. Sejumlah pimpinan PTS lainnya yang berhalangan hadir juga telah menyampaikan persetujuan terhadap hasil rapat.

Pimpinan PTS yang hadir antara lain Rektor USM Banda Aceh Dr. Teuku Abdurrahman; Rektor Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen Dr. Zainuddin Iba; Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA) Banda Aceh Dr. Nuzulman; Wakil Ketua II Sekolah Tinggi Ilmu Kehutanan (STIK) Pante Kulu Banda Aceh Bakruddin, S.Si., M.T.; Plt. Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sabang (STIES) Ferdi Nazirun Sijabat, S.E., M.Sc.; Ketua STKIP Aceh Barat Daya Afdhal Jihad, M.Pd.; Rektor Universitas Cipta Mandiri (UNCM) Meulaboh Dr. Musdiani; Direktur Politeknik Kutaraja Banda Aceh Desy Puspita, S.P., M.M.; serta Dr. Bustamam Ali dari Universitas Iskandar Muda (UNIDA).

Sementara itu, sejumlah pimpinan PTS yang sebelumnya dijadwalkan hadir namun berhalangan turut menyatakan persetujuan. Di antaranya Rektor Universitas Jabal Ghafur (UNIGHA) Pidie Dr. Heri Fajri dan Ketua STKIP An-Nur Banda Aceh Dr. Ibrahim M. Jamil.

Wadah Bersama PTS Se-Aceh

Dalam rapat tersebut, para peserta menyepakati Forum Rektor dan Pimpinan PTS Se-Aceh sebagai wadah strategis untuk memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi antarperguruan tinggi swasta di Aceh.

Forum ini diarahkan menjadi ruang koordinasi dan komunikasi pimpinan PTS dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi, sekaligus forum musyawarah dan pemberian rekomendasi terhadap berbagai isu strategis pendidikan tinggi di tingkat daerah maupun nasional.

Selain itu, forum akan mendorong peningkatan mutu pendidikan tinggi melalui kerja sama di bidang akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, inovasi, penjaminan mutu, serta tata kelola perguruan tinggi.

Forum juga diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI), pemerintah daerah, dunia usaha dan dunia industri, organisasi profesi, serta pemangku kepentingan lainnya dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan pendidikan tinggi.

Di bidang kelembagaan, forum akan menjadi wadah advokasi bagi PTS di Aceh dalam memperjuangkan kepentingan bersama sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Forum juga diarahkan sebagai sarana peningkatan kapasitas kepemimpinan perguruan tinggi melalui seminar, pelatihan, lokakarya, konferensi, dan berbagai kegiatan ilmiah lainnya.

Berbagai tugas, fungsi, dan program kerja akan dirumuskan lebih lanjut setelah struktur kepengurusan terbentuk dan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) disusun.

Satukan PTS untuk Perkuat Pendidikan Tinggi Aceh

Ketua Umum terpilih, Dr. Teuku Abdurrahman, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan amanah tersebut akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab untuk memperkuat kebersamaan seluruh PTS di Aceh.

“Saya akan berusaha menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Harapan kita, seluruh Perguruan Tinggi Swasta di Aceh dapat segera bersatu dalam satu wadah yang kuat, solid, dan produktif,” ujar Dr. Teuku Abdurrahman.

Menurutnya, keberadaan forum tersebut bukan untuk menggantikan peran maupun kewenangan organisasi dan lembaga yang telah ada. Forum ini justru menjadi ruang bersama bagi pimpinan PTS untuk membangun komunikasi, menyatukan gagasan, serta memperjuangkan kepentingan pendidikan tinggi di Aceh secara konstruktif.

Dalam waktu dekat, Dr. Teuku Abdurrahman berkomitmen menyusun struktur kepengurusan Forum Rektor dan Pimpinan PTS Se-Aceh. Pihaknya juga akan mempersiapkan legalitas atau payung hukum organisasi, menyelesaikan AD/ART, serta melengkapi perangkat organisasi lainnya.

“Kita ingin forum ini tidak berhenti pada pembentukan organisasi semata. Forum ini harus mampu melahirkan gagasan, kerja sama, dan langkah nyata untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi serta memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan Aceh,” tegasnya.

Dengan terbentuknya Forum Rektor dan Pimpinan PTS Se-Aceh, para pimpinan perguruan tinggi berharap komunikasi dan kolaborasi antar-PTS semakin kuat. Perguruan tinggi swasta diharapkan tidak hanya menjadi penyelenggara pendidikan, tetapi juga tampil sebagai mitra strategis dalam pembangunan sumber daya manusia dan kemajuan Aceh.