LENSAPOST.NET — Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) resmi membuka perlombaan Dalail Khairat antar pesantren se-kabupaten, Selasa (14/4/2026) malam.
Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Agung Baitul Ghafur tersebut diikuti oleh 17 pesantren dari berbagai kecamatan di Abdya. Perlombaan ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari sejak malam pembukaan.
Wakil Bupati Abdya, Zaman Akli, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.
“Perlombaan ini bukan hanya untuk memeriahkan HUT ke-24 Abdya, tetapi juga menjadi wujud komitmen dalam memperkuat nilai-nilai keislaman melalui program Peukong Agama,” ujar Zaman.
Ia menegaskan, pembangunan daerah tidak hanya difokuskan pada aspek fisik, melainkan juga harus berjalan seiring dengan penguatan mental dan spiritual masyarakat.
Menurutnya, Dalail Khairat memiliki makna mendalam karena berisi lantunan shalawat sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, sekaligus sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Ketika para santri melantunkannya dengan penuh penghayatan, itu menjadi bagian dari pembentukan akhlak dan keimanan generasi muda,” katanya.
Zaman juga mengapresiasi peran dayah dan pesantren dalam membina generasi muda serta menjaga identitas Aceh sebagai daerah yang dikenal dengan julukan Serambi Mekkah.
Ia berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Menang atau kalah bukan tujuan utama. Yang terpenting adalah bagaimana peserta dapat mengambil hikmah dan keberkahan dari setiap proses,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap dapat melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kekuatan spiritual serta berakhlak mulia.













