NEWS  

Banyak Warga Miskin Belum dapat Rumah, Prof Darni: Soe yang Rayeuk Sue nyan yang Metemeng

–Kualitas anggota legislatif perlu ditingkatkan–

LENSAPOST.NET – Mantan Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Prof Darni M Daud menyoroti pentingnya penggunaan ilmu pengetahuan, termasuk statistik, sebagai dasar dalam pengambilan keputusan dan perencanaan pembangunan di Aceh.

Ia menegaskan bahwa laporan statistik yang ada seharusnya digunakan untuk menginformasikan kebijakan dan memastikan bahwa pembangunan benar-benar mencapai sasaran yang tepat.

“Kita tidak menggunakan ilmu pengetahuan sebagai basis pembuatan keputusan dan perencaan,”kata Prof Darni M Daud menjawab wartawan terkait dengan ketimpangan pembangunan di Aceh. Salah satunya seperti rumah layak huni kepada masyarakat miskin, Jumat 2 Agustus 2024.

Ia mencontohkan, dengan perkembangan teknologi informasi saat ini, seharusnya lebih mudah untuk melacak siapa saja yang telah menerima bantuan perumahan.

Namun, masih ada laporan tentang orang-orang yang belum mendapatkan rumah hingga saat ini, sementara ada pihak-pihak tertentu yang terus mendapatkan bantuan tersebut berulang kali.

“Tidak menggunakan statistik, tapi soe yang rayeuk sue nyan yang metemeng [Siapa yang besar suara, orang tersebut yang memperoleh],” tambahnya.

Karena itu, dia juga menyoroti peran Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dalam pengawasan pembangunan.

Ia menekankan pentingnya kerjasama dan koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan parlemen untuk memastikan pembangunan di Aceh dapat berjalan dengan adil dan merata.

Bahkan, dia mengatakan kualitas anggota legislatif perlu ditingkatkan.

“Mereka (DPRA) sudah berbuat, tetapi karena tadi, tidak atau belum cukup mampu memainkan peran yang seharusnya,”tegasnya. []

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *