LENSAPOST.NET— Menjelang bulan Ramadan, tren busana muslim untuk Lebaran 2026 mulai bermunculan. Salah satu yang mencuri perhatian adalah model pakaian dengan nama nyeleneh, yakni “gamis bini orang”, yang diprediksi bakal menjadi tren baju Lebaran tahun ini.
Tren tersebut terpantau dari pergerakan penjualan di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Para pedagang menyebut, meski Ramadan belum tiba, minat pembeli terhadap model tertentu sudah mulai terlihat.
Sasqiah, karyawan toko busana muslim Hagia Sophia, mengatakan istilah “gamis bini orang” memang terdengar unik, namun penamaan itu terinspirasi dari karakter pemakainya.
“Karena yang pakai pasti istri orang,” ujar Sasqiah sambil tersenyum, Sabtu (10/1/2026).
Secara tampilan, gamis bini orang mengusung desain simpel dengan satu warna dominan dan pilihan warna-warna soft. Model ini dinilai cocok untuk dipakai saat Lebaran karena terlihat elegan tanpa kesan mencolok.
Sasqiah menjelaskan, gamis tersebut merupakan produksi konveksi milik toko sendiri.
“Ini buatan sendiri, kita punya konveksi,” katanya.
Segini Harganya
Untuk harga, gamis bini orang dibanderol cukup terjangkau. Jika membeli satuan, harganya Rp150 ribu per potong.
Sementara itu, untuk pembelian dalam jumlah besar, harganya lebih murah: Grosir: Rp135 ribu per potong, Kodian: Rp125 ribu per potong
Selain model gamis bini orang, Sasqiah menyebut gamis model Malaysia juga masih menjadi favorit dan banyak diburu pembeli.
Penjualan Mulai Meningkat
Sasqiah mengungkapkan, penjualan baju Lebaran di tokonya sudah menunjukkan peningkatan sejak awal tahun.
“Sudah kelihatan peningkatannya, sekitar dua sampai tiga kali lipat,” ujarnya.
Ia memprediksi lonjakan pembeli akan semakin terasa beberapa pekan sebelum Ramadan, terutama menjelang libur panjang terakhir.
“Biasanya ramai sebelum puasa karena banyak yang belanja lebih dulu. Nanti ramai lagi pas pertengahan puasa,” pungkasnya.












