LENSAPOST.NET – Tradisi klasik meuseuraya toet leumang dalam rangka HUT ke-24 Aceh Barat Daya (Abdya) berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia. Pencapaian ini sekaligus mengukuhkan tradisi tersebut sebagai bagian dari khasanah budaya bangsa.
Pertunjukan tradisi yang selama ini kerap dianggap sederhana, kini menjelma menjadi kebanggaan besar bagi masyarakat Nanggroe Sigupai. Melalui proses panjang dan penuh kerja keras, belasan ribu leumang dibakar secara serentak demi menyukseskan kegiatan tersebut.
Ratusan peserta dari berbagai kalangan terlibat aktif tanpa pamrih. Mereka bekerja sama mengemas tradisi lokal menjadi sebuah peristiwa bersejarah yang mampu menembus rekor nasional bahkan dunia.
Setiap peserta tampak sigap mengatur ritme suhu api serta memastikan kualitas rasa leumang tetap terjaga, sebagai warisan kuliner khas yang sarat nilai budaya.
Salah seorang peserta, Nurvita, mengungkapkan bahwa kegiatan meuseuraya toet leumang tersebut sangat menguras tenaga.
“Huff, minta ampun panasnya, sangat menguras energi. Namun usaha tidak mengkhianati hasil, rekor MURI yang kita raih hari ini mampu mengobati lelah,” ujarnya.
Berdasarkan amatan media, sejak pukul 07.00 WIB, peserta dari berbagai instansi seperti TNI, Polri, BUMN, tokoh adat, hingga tokoh masyarakat telah hadir dan bergotong royong demi menyukseskan acara tersebut.












