LENSAPOST.NET – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar rapat koordinasi lintas sektor bersama Dinas Pendidikan (Disdik) dan Kementerian Agama (Kemenag) setempat guna mendorong terwujudnya program Sekolah Adiwiyata tahun 2026.
Kepala DLH Abdya melalui Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Pengendalian Pencemaran, Fajar Ayu Syafriani, ST, mengatakan pertemuan tersebut merupakan langkah strategis untuk mempercepat terwujudnya sekolah dan madrasah berwawasan lingkungan.
“Program ini bertujuan menciptakan satuan pendidikan yang peduli dan berbudaya lingkungan,” ujar Ayu, Selasa (21/4/2026).
Dalam rapat tersebut, tim juga merumuskan sejumlah langkah teknis pelaksanaan program Adiwiyata tahun mendatang agar dapat berjalan lebih optimal.
Menurut Ayu, evaluasi terhadap pelaksanaan program tahun 2025 menjadi perhatian penting agar berbagai kendala yang sebelumnya terjadi tidak terulang kembali.
“Kita mempelajari berbagai kendala yang terjadi di tahun 2025, agar tidak terulang di tahun berikutnya,” katanya.
Selain itu, rapat juga menyepakati pemilihan sejumlah calon sekolah Adiwiyata yang akan mewakili Abdya dalam penilaian Adiwiyata tingkat nasional.
Ia berharap kolaborasi antara DLH, Disdik, dan Kemenag dapat memperkuat implementasi program tersebut sebagai upaya membangun kesadaran lingkungan di kalangan peserta didik.
“Ini bukan hanya gerakan fisik semata, tetapi juga upaya menanamkan nilai-nilai, termasuk nilai keagamaan, dalam menjaga lingkungan,” pungkasnya.
Dalam rapat tersebut turut hadir para pengawas sekolah dan madrasah, Kepala Seksi Pendidikan Islam Kemenag Aceh Barat Daya, serta sejumlah pejabat dari DLH Abdya.












