LENSAPOST.NET – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke Desa Kendawi, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Kamis (6/8/2026). Kunjungan tersebut bertujuan meninjau hasil rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana, khususnya Jembatan Kendawi yang menjadi akses vital masyarakat.
Dalam agenda tersebut, Wakil Presiden didampingi Kapolda Aceh Irjen Pol. Rudi Setiawan, Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, serta sejumlah pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh dan Kabupaten Gayo Lues.
Rombongan tiba di Gayo Lues sekitar pukul 14.58 WIB menggunakan helikopter RI yang mendarat di Stadion Seribu Bukit, Blangkejeren. Selanjutnya, rombongan langsung bergerak menuju lokasi rehabilitasi Jembatan Kendawi di Desa Kendawi.
Turut mendampingi Wakil Presiden, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pemerintah dan Pemerataan Pembangunan Setwapres Almuktabar, Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara Nicolas Budi Teguh, serta Wakil Sekretaris Pribadi Wakil Presiden M. Haris Perdana.
Kedatangan Wakil Presiden juga disambut sejumlah pejabat daerah, antara lain Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Aceh Brigjen TNI Andrie Pitriko Mulia, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh Zulkarnaini, Bupati Gayo Lues Suhaidi, Dandim 0113/Gayo Lues, Kapolres Gayo Lues, serta jajaran kepala SKPK setempat.
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto menjelaskan, rombongan menempuh rute dari Stadion Seribu Bukit melalui Simpang Gerbang Stadion, Bundaran Pajak Pagi, Simpang Terminal, Simpang Ujung Dah, hingga depan SMAN 1 Blangkejeren sebelum tiba di lokasi peninjauan.
Setibanya di Desa Kendawi, Wakil Presiden disambut antusias oleh masyarakat. Selain meninjau langsung progres pembangunan, Wakil Presiden juga menyerahkan bantuan kepada warga terdampak.
Menurut Joko, kunjungan kerja tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap percepatan pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak bencana, khususnya di Kabupaten Gayo Lues.
“Jembatan Kendawi memiliki peran strategis sebagai jalur penghubung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik. Diharapkan proses rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan optimal sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Joko.












