Lensapost.net I Pidie Jaya — Antusiasme warga Nahdlatul Ulama mengikuti Pendidikan Dasar–Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan II yang diselenggarakan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pidie Jaya terus meningkat.
Sejak pendaftaran dibuka, peserta dari berbagai kabupaten/kota di Aceh memadati registrasi untuk mengikuti kaderisasi dasar NU yang akan berlangsung pada 7–9 Agustus 2026 di Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng, Kabupaten Pidie Jaya.
Ketua PCNU Pidie Jaya, Dr. Tgk. Ikhwani, M.A., yang akrab disapa Abati Ikhwani sekaligus Pimpinan Dayah Sirajul Huda Al-Aziziyah Meureudu, mengatakan tingginya animo peserta menjadi indikator semakin kuatnya kesadaran warga Nahdliyin terhadap pentingnya kaderisasi sebagai fondasi keberlangsungan organisasi.
“Alhamdulillah, animo pendaftar sangat menggembirakan. Tidak hanya berasal dari Pidie Jaya, tetapi juga dari berbagai kabupaten/kota di Aceh. Ini menunjukkan semangat kaderisasi NU terus tumbuh dan menjadi kebutuhan bagi generasi muda Nahdliyin,” ujarnya, Jum’at, (31/7/2026)
Menurut Abati Ikhwani, memasuki abad kedua Nahdlatul Ulama, organisasi membutuhkan kader yang tidak hanya memahami ajaran Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, tetapi juga memiliki kemampuan kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta kesiapan menjawab tantangan zaman.
Antusiasme mengikuti PD-PKPNU Angkatan II juga datang dari kalangan akademisi. Ketua Program Studi Doktor (S3) Pendidikan Agama Islam UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Dr. Silahuddin, M.Ag., tercatat sebagai salah seorang peserta yang telah lebih awal mendaftarkan diri. Ia mengaku telah lama berkeinginan mengikuti kaderisasi formal Nahdlatul Ulama, namun padatnya aktivitas akademik di kampus membuat niat tersebut beberapa kali tertunda.
“Alhamdulillah, kali ini Allah mempertemukan saya dengan Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng sebagai tempat pelaksanaan PD-PKPNU. Bagi saya ini bukan sekadar mengikuti pendidikan kader, tetapi juga menjadi kesempatan tabarrukan dengan perjuangan dan jejak keilmuan almarhum Abu Kuta Krueng, ulama kharismatik yang telah melahirkan banyak kader dan mewariskan tradisi pendidikan Islam di Aceh,” ujar Silahuddin.
Ia berharap PD-PKPNU menjadi ruang bertemunya ulama, akademisi, santri, dan berbagai elemen masyarakat dalam memperkuat fikrah, harakah, dan amaliah Nahdlatul Ulama serta memperkokoh pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara.
Sementara itu, Sekretaris PCNU Pidie Jaya, Tgk. Juli Andika, mengatakan panitia terus melakukan verifikasi administrasi terhadap para pendaftar melalui Sistem Kaderisasi Nahdlatul Ulama (SisKader NU) agar seluruh peserta memenuhi persyaratan sesuai ketentuan organisasi.
“Melalui pelaksanaan PD-PKPNU Angkatan II di Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng, PCNU Pidie Jaya berharap lahir kader-kader muda Nahdlatul Ulama yang memiliki kedalaman ilmu, integritas, militansi, serta semangat khidmah yang tinggi, ” paparnya.
Antusiasme pendaftar menurutnya dari berbagai daerah menjadi isyarat bahwa kaderisasi NU di Negeri Japakeh semakin bergairah dan terus menguat sebagai ikhtiar menyiapkan generasi penerus yang mampu menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah sekaligus menjawab tantangan zaman.
Di sisi lain, Ketua Panitia PD-PKPNU Angkatan II, Tgk. Zulfikar, M.H., yang juga Wakil Ketua PCNU Pidie Jaya, mengungkapkan bahwa lonjakan jumlah pendaftar membuat panitia terus mematangkan berbagai persiapan, mulai dari sarana pelatihan, akomodasi peserta, hingga kesiapan narasumber dan perangkat kaderisasi.
“Kami sangat bersyukur atas tingginya antusiasme peserta. Panitia berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar seluruh rangkaian kaderisasi berjalan tertib, nyaman, dan sesuai dengan standar Sistem Kaderisasi Nahdlatul Ulama. Kami juga masih membuka kesempatan bagi kader-kader yang ingin bergabung selama kuota masih tersedia,” katanya.
Abi Zulfikar menambahkan PD-PKPNU merupakan jenjang kaderisasi formal pertama yang menjadi pintu masuk lahirnya kader penggerak Nahdlatul Ulama. Selama tiga hari pelaksanaan.
“Peserta akan mendapatkan materi mengenai nilai-nilai dasar Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, sejarah dan khidmah NU, kepemimpinan, keorganisasian, wawasan kebangsaan, serta penguatan komitmen pengabdian kepada masyarakat, ” sambungnya.
Alumni Darul Munawwarah Kuta Krueng itu menyebutkan pendaftaran peserta dilakukan secara daring melalui laman https://siskader.nu.id/r/s2tbnhaw1m. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Tgk. Ikhwani (0852-6109-9326), T. Fikar J. Buya (0852-7742-7994), dan Tgk. Rizki (+62 822-7733-3437).[]












