LENSAPOST.NET– Banjir dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, akibat cuaca ekstrem sejak Kamis (24/9/2026) malam.
Berdasarkan laporan terbaru Pusdalops PB BPBD Kabupaten Gayo Lues yang diterima Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Senin (28/9/2026) pukul 12.00 WIB, bencana tersebut berdampak pada sejumlah kecamatan.
Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Blangkejeren, Pining, Pantan Cuaca, Dabun Gelang, Tripe Jaya, Blangjerango, dan Rikit Gaib.
Sejumlah kerusakan dilaporkan terjadi akibat banjir dan longsor. Di antaranya jembatan gantung putus di Kecamatan Tripe Jaya, kerusakan akses jalan Desa Ketukah di Kecamatan Blangjerango, serta kerusakan akses jalan utama Desa Remukut, Kecamatan Pantan Cuaca.
Longsor juga terjadi di Desa Leme, Kecamatan Rikit Gaib, yang berdampak terhadap akses Blangkejeren–Rikit Gaib. Selain itu, jalan darurat Kuning Kurnia–Remukut dilaporkan putus.
Banjir dilaporkan terjadi di Desa Badak, Kecamatan Dabun Gelang. Sementara di Desa Cempa, Kecamatan Blangkejeren, terjadi longsor yang juga menyebabkan kerusakan jembatan.
Dampak bencana juga menyebabkan 33 kepala keluarga (KK) di Desa Pasir, Kecamatan Tripe Jaya, terisolir. Namun, hingga laporan tersebut diterima, tidak terdapat warga yang mengungsi maupun korban jiwa.
Personel Pusdalops PB dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Gayo Lues terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi terdampak.
Petugas juga mengimbau warga yang bermukim di bantaran sungai maupun wilayah rawan genangan agar meningkatkan kewaspadaan serta bersiap menghadapi kemungkinan banjir kiriman.
Hingga Senin siang, kondisi di sejumlah lokasi masih dalam proses penanganan.












