ACEH  

APINDO Serahkan Bantuan Meja dan Kursi untuk Sekolah Terdampak Banjir Pidie Jaya

LENSAPOST.NET— Dewan Pimpinan Provinsi Asosiasi Pengusaha Indonesia (DPP APINDO) Aceh menyerahkan bantuan meja dan kursi belajar kepada sejumlah sekolah di Kabupaten Pidie Jaya yang terdampak banjir.

Bantuan dari APINDO Peduli Bencana tersebut diserahkan pada 1 Oktober 2026. Total bantuan mobiler sekolah yang disalurkan disebut mencapai Rp200 juta.

Enam sekolah yang menerima bantuan tersebut yakni SMP Negeri 2 Meureudu sebanyak 20 set, SD Negeri 4 Meureudu 30 set, SD Negeri 1 Meureudu 15 set, SD Negeri 15 Meureudu 12 set, SD Negeri 5 Trienggadeng 30 set, dan SD Negeri 13 Trienggadeng sebanyak 30 set.

Banjir yang melanda Pidie Jaya beberapa bulan lalu menyebabkan sejumlah sarana dan prasarana sekolah mengalami kerusakan, termasuk meja dan kursi belajar.

Pengawas sekolah yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pidie Jaya, Samsul Junaidi, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada jajaran APINDO yang telah memberikan perhatian kepada sekolah-sekolah terdampak bencana.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat dibutuhkan karena sebagian sarana belajar rusak akibat diterjang banjir. Bahkan, masih terdapat siswa yang harus mengikuti proses belajar dengan duduk di lantai.

“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi sekolah dan anak-anak kami. Kami menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum DPN APINDO, Ibu Shinta W. Kamdani, serta Bapak H. Ramli Ramli, SE, yang telah memilih Pidie Jaya sebagai penerima bantuan mobiler ini,” kata Samsul.

Ia mengatakan pembangunan kembali gedung sekolah telah mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Namun, kebutuhan mobiler sekolah belum seluruhnya terpenuhi.

Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk mengembalikan fasilitas belajar siswa seperti sebelum bencana.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pidie Jaya juga menyampaikan terima kasih kepada DPN APINDO atas bantuan yang diberikan. Ia berharap bantuan tersebut menjadi amal kebajikan bagi seluruh jajaran APINDO, baik di tingkat pusat maupun Aceh.

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya juga berharap APINDO dapat melanjutkan bantuan untuk sekolah-sekolah terdampak banjir, mengingat masih banyak siswa yang belum memiliki meja dan kursi belajar yang memadai.

“Kami sangat mengharapkan bantuan lanjutan dari DPN APINDO maupun berbagai pihak lainnya, karena masih banyak anak-anak yang belajar di lantai,” ujarnya.

Pemkab Pidie Jaya menyatakan belum mampu sepenuhnya memenuhi kebutuhan mobiler sekolah pascabencana. Karena itu, dukungan dari dunia usaha dan masyarakat dinilai masih diperlukan untuk mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan.