NTP Aceh Naik 0,90 Persen, Kopi hingga Sawit Jadi Penopang

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Agus Andria

LENSAPOST.NET— Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Aceh pada September 2026 tercatat sebesar 129,21. Angka tersebut mengalami kenaikan 0,90 persen dibandingkan NTP pada Agustus 2026.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Agus Andria, mengatakan kenaikan NTP terjadi pada sejumlah subsektor, yakni hortikultura, tanaman perkebunan rakyat, peternakan, dan pembudidaya ikan. Sementara itu, NTP nasional pada September 2026 berada pada angka 131,11 atau meningkat 1,49 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Agus menjelaskan, Indeks Harga yang Diterima Petani (It) pada September 2026 mencapai 163,15. Indeks tersebut meningkat 1,10 persen dibandingkan bulan sebelumnya, dengan kopi, jagung, dan kelapa sawit menjadi komoditas yang dominan mendorong kenaikan.

Di sisi lain, Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) tercatat sebesar 126,27 atau meningkat 0,19 persen dibandingkan Agustus 2026. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan terhadap kenaikan indeks tersebut antara lain cabai merah, beras, dan daging ayam ras.

Dengan kenaikan It yang lebih tinggi dibandingkan kenaikan Ib, NTP Aceh pada September 2026 mengalami peningkatan. Data tersebut menjadi salah satu indikator yang menggambarkan perkembangan daya tukar petani terhadap harga yang mereka terima dan harga yang harus dibayar.