Umum  

Safaruddin Minta Pejabat Abdya Jadi Ayah Asuh Anak Yatim

LENSAPOST.NET – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Dr. Safaruddin, S.Sos., MSP, meminta para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Abdya mengambil peran langsung membantu anak yatim dengan menjadi ayah asuh.

Safaruddin meminta pejabat memberikan bantuan secara rutin sebesar Rp150 ribu hingga Rp200 ribu per bulan kepada satu anak yatim.

Ajakan tersebut disampaikan Safaruddin saat menghadiri penyerahan santunan anak yatim yang digelar Dinas Sosial Abdya di halaman Masjid Agung Baitul Ghafur, Blangpidie, Selasa (18/8/2026).

Dalam kesempatan itu, Safaruddin mendorong agar gerakan ayah asuh dimulai dari kalangan pejabat.

Ia meminta pejabat eselon II dan III, mulai dari Plt Sekda, asisten, kepala dinas, kepala badan, kepala kantor, camat, sekretaris hingga kepala bidang, masing-masing memilih satu anak yatim untuk didampingi.

“Plt Sekda dan kepala dinas, badan dan kantor untuk melirik ke belakang, memilih satu orang untuk dijadikan ayah asuh,” kata Safaruddin.

Menurutnya, anak yang dipilih tidak harus berasal dari lingkungan kantor maupun wilayah kerja pejabat bersangkutan. Pejabat dapat memilih anak yatim yang berada di sekitar tempat tinggalnya ataupun di wilayah lain dalam Kabupaten Abdya.

Dengan demikian, kata Safaruddin, kepedulian terhadap anak yatim dapat menjangkau lebih banyak penerima.

“Saya minta pejabat Abdya hanya membantu sebesar Rp150 ribu hingga Rp200 ribu setiap orang setiap bulannya,” ujarnya.

Safaruddin menilai nominal tersebut relatif terjangkau bagi pejabat. Namun, yang lebih penting adalah keberlanjutan bantuan dan perhatian terhadap anak yatim.

Ia mengingatkan agar gerakan ayah asuh tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial atau hanya dilakukan ketika ada kegiatan santunan.

“Harus dijalankan, bukan hanya sekadar seremoni. Kalau ada pejabat yang tidak mau, silakan mundur dari jabatannya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Safaruddin mengatakan kepedulian terhadap anak yatim merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah daerah, menurutnya, tidak mungkin memenuhi seluruh kebutuhan anak yatim tanpa dukungan masyarakat dan berbagai pihak.

Saat ini, sebanyak 1.604 anak yatim tercatat menerima bantuan melalui Dinas Sosial Abdya. Mereka tersebar di sembilan kecamatan.

Karena itu, Safaruddin berharap gerakan ayah asuh dapat menjadi langkah nyata untuk memperluas kepedulian dan pendampingan terhadap anak yatim di Abdya.

“Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Kita semua harus peduli terhadap anak yatim,” pungkasnya.