Daerah  

HUT ke-52 Aceh Tenggara Bawa Kebahagiaan untuk Rendi, Bocah Lumpuh Terima Bantuan Kursi Roda Cerebral Palsy

Pendamping PKH Kecamatan Irfan Johari, Bersama Rendi Usai Penyerahan Bantuan Kursi Roda Cerebral Palsy

LENSAPOST.NET – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 Kabupaten Aceh Tenggara tidak hanya menjadi momentum memperingati perjalanan daerah, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan bagi seorang bocah penyandang disabilitas. Usai apel peringatan HUT Aceh Tenggara yang digelar di Lapangan Jenderal Ahmad Yani, Jumat (26/6/2026), Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara melalui Dinas Sosial menyerahkan bantuan kursi roda khusus cerebral palsy kepada Rendi, warga Desa Kuta Batu I, Kecamatan Lawe Alas.

Penyerahan bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya penyandang disabilitas. Kursi roda khusus yang diterima Rendi diharapkan dapat memudahkan aktivitas sehari-hari, termasuk saat berangkat ke sekolah dan menjalani kegiatan lainnya.

Rendi diketahui merupakan anak yang mengalami kelumpuhan sejak dua tahun terakhir. Dalam menjalani aktivitas sehari-hari, ia selama ini hanya menggunakan beko sorong sebagai alat bantu mobilitas. Kondisi tersebut membuatnya kesulitan saat harus bepergian, terutama ketika menuju sekolah maupun beraktivitas di lingkungan tempat tinggalnya.

Melalui pendampingan Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Lawe Alas, Irfan Johari, kondisi Rendi kemudian dilaporkan kepada Dinas Sosial Aceh Tenggara. Setelah melalui proses pendataan dan pengajuan, akhirnya bantuan kursi roda cerebral palsy dapat direalisasikan bertepatan dengan momentum peringatan hari jadi Kabupaten Aceh Tenggara.

Ibu Rendi, Ramlah, mengaku terharu dan bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah kepada anaknya. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarga mereka karena selama ini Rendi belum memiliki kursi roda yang sesuai dengan kondisi fisiknya.

“Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Pendamping PKH Irfan Johari yang telah memfasilitasi bantuan kursi roda ini. Bantuan ini sangat membantu anak kami dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” ujar Ramlah kepada wartawan usai menerima bantuan.

Ia berharap kursi roda tersebut dapat memberikan kenyamanan bagi Rendi sehingga lebih mudah bergerak dan tetap semangat melanjutkan pendidikan seperti anak-anak seusianya.

Sementara itu, Pendamping PKH Kecamatan Lawe Alas, Irfan Johari, menjelaskan bahwa dirinya mengetahui kondisi Rendi yang setiap hari harus menggunakan beko sorong sebagai alat bantu mobilitas. Melihat kondisi tersebut, ia berupaya mengusulkan bantuan kepada Dinas Sosial agar Rendi memperoleh kursi roda yang lebih layak dan sesuai dengan kebutuhan penyandang cerebral palsy.

“Rendi selama ini menggunakan beko sorong untuk pergi ke sekolah maupun menjalankan aktivitas sehari-hari karena mengalami kelumpuhan. Alhamdulillah, melalui Dinas Sosial Aceh Tenggara, bantuan kursi roda khusus cerebral palsy akhirnya dapat disalurkan,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial Aceh Tenggara yang telah merespons usulan tersebut dengan cepat sehingga bantuan dapat diterima oleh Rendi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Sosial Aceh Tenggara yang telah menyalurkan bantuan kursi roda ini. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat besar bagi Rendi dan meringankan beban keluarganya,” tambah Irfan.

Momentum penyerahan bantuan yang dilakukan setelah apel peringatan HUT ke-52 Aceh Tenggara dinilai menjadi simbol bahwa perayaan hari jadi daerah tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Program bantuan bagi penyandang disabilitas menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dan memastikan kelompok rentan memperoleh perhatian yang layak. Bantuan alat bantu mobilitas seperti kursi roda diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat sehingga mereka dapat menjalani aktivitas dengan lebih mandiri.

Bagi keluarga Rendi, bantuan tersebut menjadi hadiah paling berharga di momen peringatan HUT ke-52 Aceh Tenggara. Senyum bahagia yang terpancar dari wajah Rendi dan ibunya menjadi gambaran bahwa perhatian serta kepedulian pemerintah dapat memberikan harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan.

Peristiwa itu sekaligus menjadi pengingat bahwa makna sebuah perayaan bukan hanya ditandai dengan kemeriahan acara, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama. Bantuan kursi roda yang diterima Rendi diharapkan menjadi awal dari semangat baru baginya untuk terus belajar, beraktivitas, dan meraih cita-cita, meski harus menghadapi keterbatasan fisik. []