LENSAPOST.NET- Persebaya Surabaya menjalani laga tandang melawan Persis Solo pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Stadion Manahan, Sabtu (9/5) malam WIB.
Dengan kepercayaan diri di tengah performa impresif tim, pemain Francisco Rivera bermain luar biasa dan menjelma sebagai mesin gol baru Persebaya musim ini.
Menjadikan laga pekan ini menjadi pertandingan yang sangat menentukan, Persebaya masih menjaga asa finis di empat besar klasemen akhir, sehingga kemenangan menjadi target mutlak.
Dia memahami betul besarnya tekanan yang dihadapi timnya. Namun dia menegaskan bahwa seluruh pemain datang ke Solo dengan fokus penuh untuk membawa pulang tiga poin.
“Ya kita tahu Persis Solo punya pemain bagus, tim bagus, mereka kuat di sini. Kita tidak lihat posisi di dalam table, dan kita sudah siap, kita fokus untuk dapat tiga poin,” ujar pemain asal Meksiko itu.
Sehingga Persebaya tidak ingin terlena dengan posisi Persis yang berada di papan bawah. Karena bermain di kandangnya tetap menjadi tantangan besar demi keluar dari ancaman degradasi.
Lawan memiliki motivasi tinggi untuk bertahan di kasta tertinggi, sementara Persebaya membawa misi menjaga gengsi sebagai salah satu tim papan atas musim ini.
Kini performa Francisco Rivera dalam beberapa pekan terakhir benar-benar mencuri perhatian. Dalam tiga pertandingan terakhir saja, ia sudah mencetak lima gol dan menjadi penentu penting kemenangan Persebaya.
Produktivitas tersebut membuatnya memimpin daftar top skor klub dengan koleksi 12 gol, melewati rekan setimnya Bruno Moreira. Catatan itu terasa spesial mengingat dia bukan striker murni.
Kemampuannya membaca ruang, mencari celah di pertahanan lawan, dan muncul di momen penting membuatnya menjadi ancaman serius bagi setiap tim yang menghadapi Persebaya.
Meski sedang berada dalam performa terbaik, mantan pemain Madura United itu tetap menempatkan kepentingan tim di atas pencapaian individu.
“Ya, aku selalu main untuk tim, berkontribusi untuk menang tiga poin. Dan besok [hari ini], sama, aku kerja keras untuk kita bisa dapat tiga poin,” kata Francisco Rivera.












