LENSAPOST.NET – Setiap malam Minggu (sabtu malam) warga Aceh kerap dihadapkan dengan kekosongan stok solar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Keluhan ini disampaikan oleh Tarmizi, salah satu warga Aceh, pada Senin (14/10/2024). Ia mengaku frustasi karena ketersediaan solar yang kerap habis tanpa penjelasan yang jelas.
“Kepala pusing setiap malam Minggu tiba, solar untuk kendaraan kami sering tidak ada. Di SPBU, solar sering kosong. Kenapa hal ini bisa terjadi?” keluh Tarmizi dengan nada kecewa.
Tarmizi mempertanyakan peran Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si, yang dinilainya belum maksimal dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, sebagai putra daerah, Pj Gubernur seharusnya lebih peka terhadap masalah ini dan tidak membiarkan masyarakat terus-menerus terzalimi.
“Salah siapa ini? Kenapa setiap malam Minggu Aceh tanpa solar? Pj Gubernur harusnya memperjuangkan hak-hak rakyat. Jangan biarkan kami terzalimi begini. Untuk apa ada Pj Gubernur, kalau kondisi rakyat masih seperti ini?” ungkapnya dengan tegas.
Tarmizi juga menyerukan agar pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ikut turun tangan dalam mencari solusi atas masalah ini. Ia berharap wakil rakyat mendengarkan keluhan masyarakat dan mengambil langkah konkret untuk mengatasi kekosongan solar yang berulang.
“DPR ke mana? Dengar keluhan rakyat, bantu cari solusinya. Setiap malam Minggu, solar sering kosong. Pak dewan, tolong bantu kami,” pinta Tarmizi.
Dalam pernyataannya, dia menggambarkan rasa frustrasi dan harapannya yang besar terhadap pemerintah.
“Sudah hampir seratus tahun negara ini merdeka, tapi urusan solar saja belum bisa dibereskan. Bagaimana kabar Pj Gubernur? Punya nyali nggak untuk membantu rakyat Aceh?” pungkasnya, berharap Pj Gubernur segera bertindak untuk menyelesaikan masalah ini.












