ACEH  

Mahasiswa Tuntut Direktur PDAM Tirta Lut Tawar Dicopot

Aliansi Mahasiswa Aceh Tengah melakukan aksi protes di kantor Bupati daerah setempat [Foto: Rahmat]

LENSAPOST.NET – Air PDAM yang sering bermasalah dan dikeluhkan masyarakat Takengon memicu aksi puluhan mahasiswa yang mendatangi kantor Bupati Aceh Tengah pada Senin, 14 Oktober 2024.

Dalam aksi ini, mahasiswa menuntut pencopotan Direktur PDAM Tirta Lut Tawar, dengan alasan buruknya pelayanan air bersih.

Aksi yang diinisiasi oleh Aliansi Mahasiswa Aceh Tengah ini sudah dilakukan untuk kedua kalinya. Mahasiswa menilai kinerja direktur PDAM tidak memadai, terbukti dari terus berulangnya masalah air bersih yang dialami masyarakat Takengon selama bertahun-tahun.

“Kami sudah dua kali menggelar aksi dengan tuntutan yang sama, yaitu meminta pencopotan Direktur PDAM. Bahkan, masalah ini sudah berlangsung selama empat tahun, tetapi masyarakat masih menerima air keruh, bukan air bersih,” ungkap Herman, Koordinator Lapangan aksi tersebut.

Herman juga menyoroti lokasi penyedotan air di kawasan Paya Ilang yang berdekatan dengan tempat pembuangan limbah. “Hal ini sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat Takengon, terutama karena air yang dikonsumsi berasal dari area tersebut,” tambahnya.

Herman berharap siapapun yang menjabat sebagai Direktur PDAM selanjutnya, bisa memberikan pelayanan air bersih yang layak kepada masyarakat. “Masyarakat sudah membayar, jadi hak mereka harus dipenuhi dengan memberikan air bersih yang sehat,” tegasnya.

Di sisi lain, Pj Sekda Aceh Tengah, Erwin Pratama, yang hadir di lokasi aksi, menyatakan bahwa pemerintah sudah menindaklanjuti tuntutan mahasiswa. “Aksi mahasiswa ini sudah dilakukan beberapa kali dengan tuntutan yang sama, yaitu memperbaiki kinerja PDAM Tirta Lut Tawar. Kita sudah mengevaluasi dan akan terus berupaya memperbaiki masalah ini agar masyarakat Aceh Tengah bisa mendapatkan air bersih sesuai harapan,” jelas Erwin.

Erwin juga menegaskan bahwa pemerintah tidak asal mencopot direktur, tetapi melalui prosedur dan tahapan evaluasi yang sudah dilakukan. “Kita menunjuk pelaksana tugas baru untuk memastikan perbaikan ke depan di PDAM Tirta Lut Tawar berjalan lebih baik,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *