LENSAPOST.NET — Sebanyak 13 santri Dayah Raudhatul Muna Al-Aziziyah Sabang mengikuti berbagai perlombaan yang diselenggarakan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sabang dalam rangka menyemarakkan Hari Santri Nasional (HSN) 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, 14–16 Oktober 2026, di Aula Kantor Kemenag Kota Sabang.
Keikutsertaan para santri menjadi bagian dari upaya dayah dalam mendorong pengembangan bakat, kemampuan, dan potensi santri, sekaligus memperkuat semangat berkompetisi secara sehat.
Pimpinan Dayah Raudhatul Muna Al-Aziziyah Sabang, Abiya Dr. Muslem Hamdani, MA, mengatakan peringatan Hari Santri Nasional harus menjadi momentum bagi santri untuk meningkatkan kualitas diri, memperdalam ilmu agama, serta menjaga akhlak dalam kehidupan bermasyarakat.
“Peringatan Hari Santri bukan hanya seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk meneguhkan semangat santri dalam menuntut ilmu, menjaga nilai-nilai keislaman, dan mengembangkan potensi diri. Kami berharap para santri dapat mengikuti perlombaan ini dengan penuh semangat, percaya diri, serta menjunjung tinggi sportivitas,” ujarnya.
Menurut Muslem, partisipasi dalam perlombaan merupakan bagian dari proses pendidikan yang tidak hanya berfokus pada penguasaan ilmu agama, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, keberanian, dan kemampuan santri dalam menghadapi persaingan secara sehat.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan pengalaman berharga bagi para santri, memperluas wawasan, serta menjadi ruang untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Dayah Raudhatul Muna Al-Aziziyah Sabang, lanjutnya, terus mendukung berbagai kegiatan yang berorientasi pada peningkatan kualitas santri, baik dalam bidang keagamaan, pendidikan maupun keterampilan.
Melalui rangkaian peringatan HSN 2026, para santri diharapkan semakin bangga terhadap identitasnya, memperkuat tradisi keilmuan Islam, serta tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, mandiri, dan mampu berkontribusi bagi agama, bangsa, dan negara.












