Satpolairud Polres Aceh Barat Evakuasi Pasangan Lansia Terjebak Banjir

LENSAPOST.NET – Personel Satpolairud Polres Aceh Barat kembali melakukan aksi kemanusiaan dengan mengevakuasi pasangan suami istri lansia yang terjebak banjir di Gampong Gunong Rambong, Kecamatan Woyla, Kamis (27/11). Upaya penyelamatan dilakukan setelah pihak desa melaporkan bahwa keduanya sudah dua hari tidak pulang ke rumah akibat terisolasi banjir.

Gampong Gunong Rambong menjadi salah satu titik terparah terdampak luapan air. Dari total 65 KK, sebanyak 62 rumah terendam banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar satu meter. Sebanyak 60 warga dewasa turut terdampak, sementara Balai Desa dijadikan titik pengungsian utama. Tidak ada korban jiwa, namun lima warga dilaporkan sakit dan sedang dalam pemantauan.

Evakuasi dipimpin langsung Kasat Polairud IPTU Karianta bersama Bripka Qudratna Aprilsa dan Bripka Dedi Junaidi menggunakan rubber boat dan truk dinas Canter. Lokasi evakuasi berjarak sekitar dua kilometer dari titik pengungsian, sehingga petugas harus bergerak perlahan menembus genangan air yang terus meningkat.

Pasangan lansia yang dievakuasi adalah Nurasyiah (65) dan suaminya Tgk. Safi’i (70), yang dikenal sebagai Imum Cek Gampong Gunong Rambong. Tgk. Safi’i merupakan tokoh agama yang sangat dihormati warga. Laporan mengenai keduanya yang tidak pulang selama dua hari membuat masyarakat semakin cemas. Saat ditemukan, keduanya dalam kondisi lemah di rumah yang telah dikepung banjir sebelum akhirnya diangkut ke lokasi aman menggunakan perahu karet.

Keuchik Gampong Gunong Rambong, T. Nurdin, sebelumnya meminta bantuan Satpolairud setelah warga kehilangan kontak dengan pasangan lansia tersebut. Mengingat kondisi air yang terus naik, evakuasi pun dilakukan secepat mungkin.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Polairud IPTU Karianta menyampaikan bahwa tim bergerak cepat begitu menerima laporan.

“Informasi bahwa pasutri lansia ini tidak pulang selama dua hari membuat situasi semakin kritis. Kami langsung mengerahkan personel untuk memastikan keselamatan mereka. Proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati mengingat ketinggian air dan jarak tempuh yang cukup jauh,” ujarnya.

Ia menambahkan, Polres Aceh Barat akan terus berkoordinasi dengan BPBD, TNI, dan perangkat gampong untuk memonitor perkembangan banjir yang berpotensi meningkat akibat cuaca buruk. Sinergi antarinstansi dinilai penting demi keselamatan warga.

Hingga pukul 18.00 WIB, seluruh rangkaian evakuasi berlangsung aman dan lancar. Aparat gabungan bersama warga masih bersiaga mengantisipasi kemungkinan banjir susulan. Masyarakat yang masih bertahan di rumah diminta terus waspada dan segera melapor jika membutuhkan bantuan.