LENSAPOST.NET— Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Aceh Selatan, H. Baital Mukadis, SE, meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kecamatan Bakongan dan Kecamatan Trumon Timur, Kabupaten Aceh Selatan. Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dalam menangani bencana karhutla yang berlangsung selama beberapa hari terakhir.
Berdasarkan data di lapangan, kebakaran di Kecamatan Bakongan mencapai sekitar 7 hektare, sementara di Kecamatan Trumon Timur diperkirakan mencapai kurang lebih 30 hektare. Hingga hari keempat penanganan, api berhasil dipadamkan sekitar 90 persen.
Dalam kunjungan tersebut, Plt Bupati Aceh Selatan didampingi oleh Komandan Kodim 0107/Aceh Selatan, Letkol Inf Andriano D.N. Lubis, S.Sos, yang selama empat hari berturut-turut memimpin langsung upaya pemadaman dan pengendalian api di lapangan.
Kehadiran pimpinan daerah bersama unsur TNI di lokasi kebakaran menjadi penyemangat tersendiri bagi para petugas gabungan yang selama ini berjibaku di medan sulit, cuaca panas, serta akses lokasi yang cukup ekstrem.
Plt Bupati Aceh Selatan, H. Baital Mukadis, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak ingin hanya menerima laporan dari meja kerja, melainkan ingin memastikan langsung kondisi di lapangan serta langkah-langkah penanganan yang telah dilakukan.
“Kami hadir langsung di lapangan untuk memastikan penanganan kebakaran hutan dan lahan berjalan maksimal. Keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan menjadi prioritas utama,” ujar H. Baital Mukadis di sela-sela peninjauan, Kamis (29/1).
Penanganan karhutla tersebut dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur, antara lain TNI, Polri, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah IX Aceh, Manggala Agni, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Pemadam Kebakaran (Damkar) Trumon Timur.
Plt Bupati juga mengapresiasi kerja keras seluruh petugas yang tanpa lelah melakukan pemadaman siang dan malam. Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan penuh, baik dari segi logistik, peralatan, maupun koordinasi lintas instansi.
“Sinergi semua pihak sangat penting. Tanpa kebersamaan dan kerja sama, penanganan kebakaran seperti ini tidak akan optimal,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan berharap, dengan keterlibatan langsung pimpinan daerah dan seluruh unsur terkait, kebakaran hutan dan lahan dapat segera dikendalikan sepenuhnya serta tidak menimbulkan dampak lebih luas terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, maupun aktivitas ekonomi warga.
Sementara itu, Dandim 0107/Aceh Selatan Letkol Inf Andriano D.N. Lubis, S.Sos menjelaskan bahwa personel gabungan terus melakukan pemadaman, penyekatan api, serta patroli intensif guna mencegah kebakaran meluas ke kawasan hutan lindung dan permukiman warga.
“Kami sudah empat hari berada di lapangan bersama personel gabungan. Fokus utama kami adalah memutus jalur api, melakukan pendinginan, dan memastikan tidak ada titik api baru,” jelasnya.
Selain pemadaman, tim gabungan juga melakukan pemetaan titik rawan kebakaran serta mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat kondisi cuaca panas dan angin kencang yang berpotensi mempercepat penyebaran api. (*)












