LENSAPOST.NET – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan melepas bantuan logistik kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah, Sabtu (20/12).
Pelepasan bantuan berlangsung di halaman Kantor Bupati Aceh Selatan dan dipimpin oleh Plt Sekretaris Daerah Aceh Selatan, Diva Samudra Putra, mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Aceh Selatan, H. Baital Mukadis.
Dalam sambutannya, Baital Mukadis menegaskan bahwa bantuan yang dikirimkan tidak hanya dimaknai sebagai pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga sebagai wujud empati dan solidaritas dari masyarakat Aceh Selatan.
“Bantuan ini bukan sekadar logistik, tetapi simbol doa dan kepedulian masyarakat Aceh Selatan kepada saudara-saudara kita di dataran tinggi Gayo,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa musibah yang menimpa Aceh Tengah dan Bener Meriah merupakan duka bersama rakyat Aceh, sehingga harus dihadapi dengan semangat kebersamaan dan saling menguatkan.
“Kami ingin memastikan saudara-saudara kita di Aceh Tengah dan Bener Meriah tidak merasa sendirian. Aceh Selatan hadir dan peduli,” tambahnya.
Baital juga menyampaikan bahwa meskipun Aceh Selatan kerap menghadapi ancaman bencana, kondisi tersebut tidak menyurutkan komitmen pemerintah daerah dan masyarakat untuk membantu daerah lain yang membutuhkan. Justru pengalaman itu, katanya, menumbuhkan kepedulian dan kepekaan sosial.
Ia turut berpesan kepada petugas dan relawan yang membawa bantuan agar selalu mengutamakan keselamatan serta melakukan serah terima secara tertib dan administratif kepada pemerintah setempat, sehingga penyaluran bantuan tepat sasaran.
Pada kesempatan itu, Plt Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Forkopimda, SKPK, para donatur, hingga relawan yang telah membantu proses penggalangan hingga pendistribusian bantuan.
“Semoga setiap bantuan yang kita kirimkan menjadi amal jariyah dan mendapat ridha Allah SWT,” tutupnya.
Dengan pengucapan basmalah, bantuan logistik resmi diberangkatkan menuju Aceh Tengah dan Bener Meriah, disertai harapan agar perjalanan berjalan lancar serta masyarakat terdampak diberikan kekuatan dalam menghadapi masa sulit. (*)












