Kebakaran Hebat Landa Ponpes di Aceh Tenggara, 36 Santri Terdampak

Kebakaran hebat melanda Pondok Pesantren Darul Mukhlasin Asholihin di Desa Lawe Kongker, Kecamatan Lawe Alas, Kabupaten Aceh Tenggara

LENSAPOST.NET – Kebakaran hebat melanda Pondok Pesantren Darul Mukhlasin Asholihin di Desa Lawe Kongker, Kecamatan Lawe Alas, Kabupaten Aceh Tenggara, Jumat (7/8/2026) malam. Kobaran api menghanguskan sejumlah fasilitas pesantren, termasuk dua ruangan atau asrama santri putra, satu ruang kelas belajar, kantin yayasan, hingga satu unit kendaraan Viar.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tenggara, Mohd Asbi, melalui Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Dodi Sukmariga Tajmal, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.20 WIB. kobaran api pertama kali diketahui dari bagian asrama santri putra. Warga yang mengetahui kejadian langsung berupaya melakukan pemadaman secara manual sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Informasi kebakaran kemudian diterima Damkar BPBD Aceh Tenggara. Petugas bergerak cepat menuju lokasi dengan mengerahkan enam unit armada pemadam kebakaran untuk mengendalikan kobaran api.

Upaya pemadaman dilakukan petugas bersama personel kepolisian, TNI dan masyarakat setempat. Evakuasi terhadap para santri dan warga sekitar juga dilakukan untuk menghindari adanya korban akibat kobaran api maupun kemungkinan api merembet ke bangunan lain.

Setelah berjibaku memadamkan api, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan kebakaran sekitar pukul 20.10 WIB.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, sebanyak 36 jiwa tercatat terdampak akibat kebakaran. Para korban terdampak merupakan siswa SMP dan SMA yang berada di lingkungan pondok pesantren.

Dari hasil pendataan awal BPBD Aceh Tenggara, kebakaran mengakibatkan dua ruangan atau asrama putra mengalami kerusakan berat. Selain itu, satu ruang kelas belajar juga mengalami kerusakan akibat peristiwa tersebut.

“Kebakaran turut mengakibatkan satu unit kantin yayasan. mengalami kerusakan berat. Satu unit kendaraan roda tiga jenis Viar juga tidak luput dari dampak kebakaran,” jelasnya.

Hingga laporan terakhir, tidak ada korban jiwa dan luka-luka yang dilaporkan. Namun, kerusakan terhadap asrama santri, ruang kelas, kantin dan kendaraan menjadi dampak serius dari kebakaran tersebut. []