BSI Berbagi Santunan untuk 5.000 Anak Yatim

Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) Anggoro Eko Cahyo (empat dari kiri), bersama Komisaris Utama BSI Muhadjir Effendy (tiga dari kiri), Ketua Dewan Pengawas Syariah BSI Prof KH Hasanudin (paling kiri), Direktur Information Technology BSI Muharto Hadi Suprapto (lima dari kiri) dan Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi (dua dari kiri) berfoto bersama anak anak dalam acara Santunan 5000 Anak Yatim dan Wakaf Al-Quran yang berpusat di Aceh Tamiang dan serentak digelar di 9 titik regional BSI. Aceh,Medan, Palembang, Jakarta,Bandung, Semarang, Surabaya, Kalimantan dan Makassar.

LENSAPOST.NET – Aroma bubur kanji rumbi mengepul dari dapur besar di halaman Masjid Darussalam, Aceh Tamiang, Sabtu (7/3/2026). Ratusan anak duduk berbaris rapi menunggu waktu berbuka puasa. Di tangan mereka terdapat kantong berisi perlengkapan sekolah dan santunan Ramadan.

Di lokasi itulah PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) bersama Danantara Indonesia menggelar kegiatan berbagi dengan 5.000 anak yatim dan dhuafa di seluruh Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak dengan dipusatkan di sembilan titik lokasi.

Aceh Tamiang dipilih sebagai pusat utama kegiatan BSI Berbagi tahun ini. Wilayah tersebut merupakan salah satu daerah yang tengah menjalani masa pemulihan pascabencana. Bagi banyak anak di sana, kegiatan ini menjadi momen Ramadan yang menghadirkan kembali keceriaan.

Lokasi kegiatan juga berdekatan dengan hunian sementara (huntara) masyarakat yang dibangun pemerintah Indonesia bersama Danantara dan sejumlah BUMN, termasuk BSI.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo hadir langsung di lokasi bersama Komisaris Utama Prof Muhadjir Effendy, Ketua Dewan Pengawas Syariah Prof KH Hasanudin, serta Direktur Information Technology BSI Muharto Hadi Suprapto. Mereka turut memasak bubur bersama warga, menu khas berbuka puasa masyarakat Aceh yang dikenal sebagai kanji rumbi.

“Pendidikan menjadi fondasi penting bagi masa depan Indonesia. Melalui kegiatan santunan ini, kami ingin menghadirkan kebahagiaan sekaligus memberi semangat bagi anak-anak agar terus belajar dan meraih cita-cita,” kata Anggoro.

Kegiatan berbagi ini juga berlangsung secara paralel di berbagai wilayah operasional BSI, seperti Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Makassar, hingga Kalimantan. Di setiap kota, jajaran direksi BSI turut hadir menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim.

Program santunan tersebut merupakan bagian dari BSI Berbagi, kegiatan sosial yang rutin diselenggarakan sejak bank syariah terbesar di Indonesia itu berdiri pada 2021. Tahun ini menjadi penyelenggaraan kelima sekaligus bertepatan dengan ulang tahun ke-5 BSI.

Jumlah penerima santunan tahun ini mencapai 5.000 anak, meningkat sekitar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 4.444 anak. Selain santunan, BSI juga menyalurkan wakaf Al-Qur’an ke berbagai pesantren di seluruh Indonesia.

Bagi BSI, Ramadan bukan sekadar momentum ibadah, tetapi juga kesempatan memperkuat kepedulian sosial. Bank ini juga memfasilitasi masyarakat yang ingin berbagi melalui layanan digital di aplikasi BYOND by BSI, termasuk fitur Donasi Anak Yatim dan Berbagi THR Yatim.

Selama dua pekan pertama Ramadan 1447 Hijriah, transaksi zakat, infak, sedekah, dan wakaf melalui aplikasi tersebut tercatat meningkat sekitar 14 persen.

Selain itu, BSI juga terus mendorong akses pendidikan bagi generasi muda melalui program BSI Scholarship. Hingga kini, lebih dari 10.000 beasiswa telah disalurkan kepada pelajar dan mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu di berbagai daerah.

Menjelang azan magrib di Aceh Tamiang sore itu, anak-anak mulai membuka paket makanan mereka. Tawa kecil terdengar di antara mereka.

Ramadan, bagi mereka, menjadi sedikit lebih hangat.