LENSAPOST.NET— Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Singkil sejak Rabu (19/11/2025) pukul 06.00 WIB mengakibatkan Sungai Lae Cinendang dan Sungai Lae Soraya meluap.
Luapan air tersebut menyebabkan banjir di sejumlah kecamatan dan merendam ribuan rumah warga.
Berdasarkan laporan BPBD Aceh Singkil hingga Minggu (23/11/2025) pukul 11.40 WIB, sebanyak 647 kepala keluarga (KK) atau 2.591 jiwa terdampak banjir.
Meski sempat terjadi pengungsian, 11 KK di Desa Kampung Baru telah kembali ke rumah masing-masing. Tidak ada laporan korban jiwa.
Banjir melanda beberapa kecamatan dengan kategori terdampak terbesar sebagai berikut:
- Kecamatan Singkil
- Gampong Teluk Rumbia: 262 KK / 1.127 jiwa
- Gampong Rantau Gedang: 175 KK / 678 jiwa
- Gampong Kilangan Dusun 3 Impres: 112 KK / 420 jiwa
- Gampong Kuta Simboling dan Pea Bumbung (pendataan/terdampak)
- Kecamatan Singkil Utara
- Gampong Kampung Baru: 83 KK / 321 jiwa
- Kecamatan Gunung Meriah
- Gampong Tanah Merah: 15 KK / 45 jiwa
- Gampong Cingkam (pendataan)
- Kecamatan Kuta Baharu
- Gampong Butar (pendataan)
Selain merendam permukiman, banjir juga menyebabkan kerusakan fasilitas umum dan infrastruktur, di antaranya:
- SDN Kampung Baru dan TPA Ilman Nafian terendam
- Jalan antar desa di Kampung Baru, Tinanggam, dan Kilangan terendam
- Jalan desa menuju Kecamatan Singkil di Desa Rantau Gedang dan Teluk Rumbia tidak dapat dilalui sepeda motor
- Jalan Mitigasi Bencana di Desa Pea Bumbung masih terputus total
- Jalan penghubung Kecamatan Gunung Meriah – Singkohor di Desa Cingkam sempat putus namun sudah diperbaiki.
Hingga siang ini, banjir telah surut sepenuhnya di Desa Cingkam dan Kampung Baru. Sementara itu, banjir masih merendam Desa Butar, Rantau Gedang, Teluk Rumbia, Kilangan Dusun 3 Impres, dan Kuta Simboling dengan ketinggian air rata-rata mencapai ± 40 cm.
Cuaca di wilayah Aceh Singkil masih diguyur hujan, sehingga potensi peningkatan debit air masih terbuka.











