BI Aceh Bidik Transaksi Meuseraya Festival Tembus Rp5 Miliar

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Agus Chusaini

LENSAPOST.NET — Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh menargetkan penyelenggaraan Meuseraya Festival 2026 mampu mencatat omzet dan business matching ekspor lebih dari Rp5 miliar.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Aceh, Agus Chusaini, mengatakan Meuseraya Festival 2026 diarahkan menjadi ruang untuk memperluas akses pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Aceh.

Festival yang digelar pada 22-25 Oktober 2026 di Balai Meuseuraya Aceh, Banda Aceh, tersebut menargetkan keterlibatan sekitar 140 UMKM melalui Expo, bazar dan business matching.

“Meuseraya” juga dirancang untuk mempertemukan pelaku usaha dengan pasar baru. Sejumlah agenda yang disiapkan antara lain business matching retail dan rantai pasok BGN/SPPG, sosialisasi ekspor bersama ITHG, serta business matching pembiayaan.

Agus mengatakan perluasan akses pasar menjadi bagian penting dalam mendorong UMKM agar tidak hanya mengandalkan penjualan secara langsung kepada konsumen, tetapi juga memiliki peluang masuk ke rantai pasok yang lebih luas.

Selain target transaksi, Meuseraya Festival 2026 diproyeksikan menarik sekitar 20 ribu pengunjung, baik secara luring maupun daring.

Rangkaian kegiatan juga akan diikuti lebih dari 1.200 peserta dalam enam forum dan talkshow tematik.

Menurut Agus, semangat Meuseraya 2026 dirangkum melalui tiga pilar, yakni #Meuhasee yang bermakna berdampak, #Meusapat atau berhimpun bersama, dan #Meuseraya yang bermakna bersinergi.

Melalui kolaborasi tersebut, Meuseraya diharapkan menjadi wadah yang mempertemukan pelaku UMKM dengan berbagai pihak sekaligus membuka peluang pengembangan usaha dan pasar.

Meuseraya Festival 2026 mengusung tema “Meukarya Wastra Indatu – Berkarya dan Melestarikan Warisan Budaya Aceh.”