LENSAPOST.NET — Mahasiswi Program Pendidikan Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK), Fathiyyah Arafah Afsya, meraih Juara Harapan II pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQN) Tingkat Nasional 2026 di Semarang, Jawa Tengah.
Fathiyyah tampil sebagai perwakilan Provinsi Aceh dalam ajang yang mempertemukan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Prestasi tersebut diraihnya di tengah masa duka setelah sang ayah berpulang hanya beberapa hari sebelum pelaksanaan MTQN.
Di sisi lain, Fathiyyah juga tengah menjalani pendidikan profesi dokter. Kondisi tersebut membuat keikutsertaannya dalam kompetisi tingkat nasional menjadi pengalaman yang tidak mudah.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur masih diberikan kesempatan untuk mengikuti MTQN dan membawa nama Aceh. Tahun ini tentunya menjadi perjalanan yang berat bagi saya karena harus tampil beberapa hari setelah ayah berpulang. Saya berusaha untuk tetap menjalankan amanah ini sebaik mungkin,” ujar Fathiyyah.
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kemitraan FK USK, Dr. dr. Nur Wahyuniati, M.Imun, mengapresiasi capaian tersebut.
“Prestasi Fathiyyah menjadi kebanggaan bagi FK USK. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi, ia tetap mampu menunjukkan semangat dan memberikan yang terbaik di tingkat nasional. Semoga pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi,” katanya.
Apresiasi juga disampaikan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Prof. Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si., FRSPH.
Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa USK memiliki potensi untuk berkembang dan berprestasi di berbagai bidang.
“Keberhasilan Fathiyyah di tingkat nasional menunjukkan bahwa mahasiswa USK memiliki potensi untuk berkembang dan berprestasi di berbagai bidang. Capaian ini tentu menjadi kebanggaan bagi universitas dan diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lainnya,” ujarnya.
Bagi Fathiyyah, keikutsertaannya dalam MTQN Nasional 2026 tidak semata-mata tentang meraih juara. Momentum tersebut menjadi bagian dari perjalanan untuk terus mendekatkan diri dengan Al-Qur’an.
“Terima kasih kepada keluarga, pembina, pelatih, dan semua pihak yang telah mendoakan serta mendukung saya. Semoga apa yang saya lakukan ini bisa menjadi salah satu bentuk bakti dan hadiah untuk ayah, serta menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar dan dekat dengan Al-Qur’an,” tuturnya.
Capaian tersebut sekaligus menambah deretan prestasi mahasiswa USK di tingkat nasional, sekaligus membawa nama Aceh dalam ajang MTQN Nasional 2026.












