LENSAPOST.NET – Jalan Tol Sigli–Banda Aceh (Sibanceh) Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum sepanjang 25 kilometer memasuki tahapan akhir sebelum dapat dioperasikan secara resmi.
PT Hutama Karya (Persero) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Kementerian Perhubungan, dan Korlantas Polri melaksanakan Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) pada ruas tersebut selama tiga hari, 9–11 September 2026.
ULFO dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur, kelengkapan jalan, serta pemenuhan aspek keselamatan sebelum ruas tol dimanfaatkan masyarakat.
Selain pemeriksaan teknis, ULFO juga mencakup penilaian keselamatan jalan melalui pendekatan Star Rating atau pemeringkatan bintang. Penilaian ini meliputi berbagai elemen yang berpengaruh terhadap risiko kecelakaan dan tingkat keparahan apabila terjadi insiden.
Sejumlah aspek yang diperiksa antara lain desain geometrik dan tikungan, jarak pandang, pencahayaan, marka dan rambu, hingga kualitas serta penempatan perangkat pengaman jalan.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan ULFO menjadi tahapan krusial untuk memastikan kesiapan Tol Sibanceh sebelum dioperasikan.
“Pelaksanaan ULFO pada Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum merupakan tahapan krusial untuk memastikan kesiapan infrastruktur sebelum dioperasikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Hamdani.
Menurutnya, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya untuk memastikan standar teknis dan persyaratan laik fungsi dan operasi, tetapi juga aspek keselamatan serta kualitas jalan tol.
Hamdani menyebut, pelaksanaan ULFO Seksi 1 membuat pembangunan Jalan Tol Sibanceh sepanjang 74 kilometer semakin mendekati tahap konektivitas penuh.
“Dengan dilaksanakannya Uji Laik Fungsi dan Operasi pada Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum, pembangunan Jalan Tol Sibanceh sepanjang 74 kilometer memasuki tahapan akhir untuk dapat tersambung secara penuh,” katanya.
Ia berharap kehadiran tol tersebut dapat memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, mendukung sektor pariwisata, serta mempercepat akses antarwilayah di Aceh.
Sebagai bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera, Tol Sibanceh diharapkan memperkuat konektivitas Sigli–Banda Aceh dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui akses transportasi yang lebih cepat, aman, dan efisien.
Setelah seluruh tahapan ULFO dipenuhi dan Sertifikat Laik Operasi diterbitkan, ruas Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum akan semakin dekat untuk dioperasikan. Pada tahap awal, ruas tersebut direncanakan dapat beroperasi tanpa tarif sebelum nantinya diberlakukan tarif.












