LENSAPOST.NET– Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membangun enam titik sumur bor di Kabupaten Pidie dan Kabupaten Pidie Jaya sebagai bentuk respons cepat terhadap dampak bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada November 2025 lalu.
Ketua DPW PSI Aceh, Zulkarnaini Syeh Joel, mengatakan pembangunan sumur bor tersebut merupakan langkah konkret untuk membantu masyarakat yang mengalami krisis air bersih pascabanjir dan cuaca ekstrem.
“Bencana hidrometeorologi yang terjadi beberapa waktu lalu berdampak serius terhadap akses air bersih masyarakat. Karena itu, kami dari PSI Aceh mengambil inisiatif membangun enam titik sumur bor di wilayah Pidie dan Pidie Jaya agar kebutuhan dasar warga dapat segera terpenuhi,” ujar Zulkarnaini Syeh Joel dalam keterangannya, Senin (16/2/2026).
Menurutnya, ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan mendesak pascabencana, terutama untuk mencegah munculnya penyakit akibat lingkungan yang tercemar. Sumur bor tersebut dibangun di sejumlah titik yang sebelumnya mengalami kesulitan akses air bersih.
Syeh Joel menjelaskan, program ini merupakan bagian dari komitmen PSI untuk hadir langsung di tengah masyarakat, tidak hanya dalam konteks politik, tetapi juga dalam aksi-aksi kemanusiaan dan tanggap bencana.
“PSI ingin memastikan bahwa kehadiran partai bukan sekadar simbolik. Kami ingin benar-benar menjadi bagian dari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam situasi darurat seperti bencana,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para relawan dan kader PSI di tingkat kabupaten yang terlibat aktif dalam proses survei lokasi hingga pelaksanaan pembangunan sumur bor.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah bersedia menyalurkan bantuan untuk masyarakat Aceh melalui Partai Solidaritas Indonesia. Dukungan dan kepedulian para donatur menjadi energi besar bagi kami untuk terus bergerak membantu masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.
Selain itu, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI yang telah memberikan arahan dan instruksi kepada PSI Aceh untuk turun langsung ke lapangan.
“Terima kasih juga kami sampaikan kepada seluruh jajaran DPP PSI yang telah memerintahkan kader PSI Aceh untuk hadir langsung di tengah masyarakat dan bergerak cepat membantu warga terdampak. Ini adalah bentuk nyata solidaritas dan kerja kolektif partai,” pungkasnya.
Ke depan, PSI Aceh berkomitmen untuk terus memantau kebutuhan masyarakat terdampak bencana serta membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak guna mempercepat pemulihan di wilayah terdampak.
“Pemulihan pascabencana tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan sinergi semua elemen, baik pemerintah, organisasi masyarakat, maupun partai politik. PSI siap berkolaborasi demi kepentingan masyarakat Aceh,” tutupnya.












