ACEH  

Warga Seuneubok Pusaka Gotong Royong Perbaiki Jembatan Ambruk Secara Swadaya

LENSAPOST.NET – Warga Gampong Seuneubok Pusaka, Kecamatan Trumon Timur, Kabupaten Aceh Selatan, bergotong royong memperbaiki jembatan yang ambruk akibat banjir beberapa bulan lalu. Perbaikan dilakukan secara swadaya karena hingga kini belum ada penanganan dari pemerintah.

Jembatan yang berada di aliran sungai perbatasan dengan desa tetangga itu merupakan akses vital bagi aktivitas warga, mulai dari anak-anak sekolah hingga petani yang mengangkut hasil panen. Namun sejak rusak diterjang banjir, kondisi jembatan dibiarkan tanpa perbaikan sehingga menyulitkan mobilitas masyarakat.

Sebagai langkah darurat, warga menimbun bagian jembatan yang putus dengan material tanah. Sementara sebagian warga lainnya memotong kayu untuk dijadikan penahan dan tanggul sementara pada badan jembatan yang berlubang dan nyaris ambruk.

Tokoh masyarakat Seuneubok Pusaka, Nasruddin, mengatakan kerusakan jembatan sudah terjadi hampir tiga bulan lalu akibat derasnya arus banjir. Meski telah beberapa kali diusulkan kepada pemerintah, hingga kini belum ada realisasi perbaikan.

“Karena tidak ada tindak lanjut, warga berinisiatif kerja bakti dan patungan dana untuk memperbaiki jembatan ini. Jembatan ini akses alternatif utama bagi kami,” ujar Nasruddin, Selasa (10/2/2026).

Ia menambahkan, kegiatan gotong royong dilakukan di Dusun B, Gampong Seuneubok Pusaka, murni dari hasil swadaya masyarakat. “Dari pemerintah belum ada pemenuhan permintaan kami untuk perbaikan jembatan ini,” katanya.

Hal senada disampaikan tokoh pemuda setempat, Dedi Suhendra. Menurutnya, jembatan Blok B tersebut setiap hari dilalui warga sehingga keberadaannya sangat penting. Namun saat ini, bagian kaki jembatan mengalami kerusakan parah dan berpotensi membahayakan keselamatan.

“Hari ini kami berinisiatif membuat tanggul sementara menggunakan kayu pohon kelapa dan material seadanya, serta menimbun sisi jembatan yang ambruk,” jelas Dedi.

Ia berharap pemerintah segera turun tangan melakukan perbaikan permanen. “Kami berharap ada langkah cepat dari pemerintah agar keselamatan warga terjamin dan aktivitas ekonomi masyarakat kembali lancar,” tutupnya.

Laporan: Jeni Saputra