LENSAPOST.NET – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan untuk pertama kalinya menggelar Rapat Koordinasi dan Penyusunan Langkah Strategis pascapenunjukan Wakil Bupati H. Baital Mukadis, SE sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Aceh Selatan. Rapat tersebut berlangsung pada Jumat (12/12) di Aula Dinas Pariwisata Kabupaten Aceh Selatan.
Kegiatan berjalan dengan khidmat dan lancar, dihadiri oleh Plt Bupati Aceh Selatan H. Baital Mukadis, SE, Plt Sekda Diva Samudra Putra, SE, MM, para Asisten, Staf Ahli, Kepala SKPK, Camat, Kabag di lingkungan Setdakab, serta pejabat administrator lainnya.
Dalam arahannya, Plt Bupati Baital Mukadis menekankan pentingnya soliditas serta penguatan kerja sama lintas sektor. Ia meminta seluruh SKPK menghindari ego sektoral yang dapat menghambat pelayanan publik dan pelaksanaan program pembangunan.
“Setiap program dan kebijakan membutuhkan kontribusi lintas sektor. Tunjukkan sinergi nyata dari seluruh perangkat daerah. Bekerjalah lebih maksimal, capai target dengan kualitas terbaik dan waktu yang efisien. Jadilah pelayan masyarakat yang tanggap dan berdaya guna,” tegasnya.
Baital Mukadis juga mengingatkan agar pengelolaan serta pertanggungjawaban APBK 2025 dilakukan dengan penuh integritas dan sesuai ketentuan perundang-undangan. Ia menekankan pentingnya penyusunan laporan keuangan yang akuntabel, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Hindari potensi temuan dan penyimpangan. Gunakan anggaran secara efektif untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Sekda Diva Samudra Putra dalam sambutannya menegaskan bahwa masa transisi kepemimpinan tidak boleh mengganggu laju pembangunan dan pelayanan publik. Ia justru mendorong kekompakan dan penyelarasan langkah antarperangkat daerah.
“Pembangunan Aceh Selatan adalah tanggung jawab bersama. Transisi kepemimpinan ini adalah ujian profesionalisme dan kekompakan kita. Dengan semangat kolaborasi, kita mampu menjawab tantangan dan mewujudkan Aceh Selatan yang maju, produktif, dan madani,” kata Diva.
Ia berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk bekerja lebih keras, cerdas, dan ikhlas dalam memastikan seluruh program berjalan sesuai rencana dan koridor hukum.
(*)












