LENSAPOST.NET – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan melalui Plt Sekretaris Daerah, Diva Samudra Putra, meluruskan sejumlah pemberitaan yang beredar terkait keberangkatan Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, bersama istri untuk melaksanakan ibadah umrah.
Ia menegaskan bahwa keberangkatan tersebut dilakukan setelah memastikan kondisi wilayah yang terdampak banjir telah stabil.
Menurut Diva, debit air di sejumlah kawasan seperti Bakongan Raya dan Trumon Raya sudah surut, sementara sebagian besar warga di titik-titik pengungsian juga telah kembali ke rumah masing-masing.
“Keberangkatan Bupati beserta istri dilakukan setelah melihat situasi Aceh Selatan secara umum yang sudah stabil,” Katanya
Lebih lanjut Diva juga membantah narasi yang menyebutkan bahwa Bupati meninggalkan masyarakat saat bencana masih berlangsung.
Ia menegaskan Bupati Mirwan MS justru telah beberapa kali turun langsung ke lokasi terdampak banjir sebelum keberangkatan, termasuk mengantarkan logistik dan memastikan warga menerima bantuan tanpa kekurangan.
“Bupati bersama Forkopimda turut menyalurkan bantuan ke berbagai titik pengungsian di Trumon Raya. Beliau juga memberikan instruksi tegas kepada jajaran SKPK agar bergerak cepat sesuai tupoksi masing-masing dalam penanganan banjir,” Ucapnya
Selain itu, Wakil Bupati Aceh Selatan disebutkan juga bergerak cepat sejak H+1 banjir melanda untuk meninjau kondisi wilayah Trumon Raya, Kluet Selatan, Bakongan, dan Kluet Tengah. Penanganan darurat dilakukan secara terpadu bersama BPBD, TNI, Polri, dan unsur pemerintah lainnya.
Plt Sekda menegaskan bahwa situasi yang kini berangsur pulih merupakan hasil sinergi antara Kodim 0107/Aceh Selatan, Polres Aceh Selatan, BPBD, serta jajaran Pemkab.
“Sebagian besar masyarakat di pengungsian telah kembali ke rumah. Ini bukti soliditas semua pihak dalam penanganan banjir dan longsor,” Jelasnya
Dengan demikian, Diva menilai tudingan bahwa Bupati meninggalkan rakyat saat bencana adalah tidak benar dan tidak sesuai dengan fakta lapangan.(*)












