Dai Muda Asal Pase Isi Tazkirah Maulidur Rasul di Masjid Emas Banda Aceh, Ini Jadwalnya

LENSAPOST.NET I Aceh Utara — Seorang dai muda asal Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara, Tgk. Ahmad Zikrillah, S.Pd.I., M.Pd., mendapat kehormatan untuk menyampaikan tazkirah pada peringatan Maulidur Rasul 1447 Hijriah di Masjid Haji Geusyik Leumik (HKL) atau yang lebih dikenal dengan sebutan Masjid Emas Aceh, Banda Aceh.

Kegiatan yang akan digelar pada Sabtu malam, 8 November 2025, itu dipusatkan di halaman utama masjid megah tersebut dan diperkirakan akan dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah di Aceh, termasuk sejumlah tokoh agama dan tamu kehormatan.

Rangkaian peringatan Maulid tahun ini akan diisi dengan zikir bersama, pembacaan shalawat, serta tazkirah utama yang disampaikan langsung oleh Tgk. Ahmad Zikrillah — dai muda yang juga alumni UNISAI Samalanga.

Dalam keterangannya kepada media, Tgk. Ahmad ,Rabu, (22/10) mengungkapkan rasa syukur atas amanah tersebut.

“Ini bukan tentang siapa yang berbicara, tetapi bagaimana pesan Rasulullah Saw. sampai ke hati umat. Dakwah adalah amanah, bukan panggung. Semoga tazkirah nanti menjadi pengingat agar kita semakin mencintai Nabi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah,” ujarnya penuh haru.

Ia menegaskan bahwa Maulid Nabi tidak hanya dimaknai sebagai perayaan seremonial, melainkan momentum untuk meneladani kasih sayang dan akhlak Rasulullah.

“Rasulullah Saw. merupakan rahmat bagi seluruh alam. Sebagai santri dan dai muda, tugas kita adalah menebarkan nilai kasih sayang beliau di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks,” tambahnya.

Sementara itu, Abi Sahal, tokoh agama asal Aceh yang juga kandidat doktor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, memberikan apresiasi tinggi atas kiprah Tgk. Ahmad Zikrillah di dunia dakwah.

>“Kita patut berbangga dengan dai muda seperti Tgk. Ahmad. Ia mencerminkan keilmuan dan adab santri sejati. Kehadirannya menjadi bukti bahwa tradisi dayah terus melahirkan generasi yang siap berdakwah dengan ilmu dan akhlak,” ungkapnya.

Abi Sahal juga menyinggung kemegahan Masjid Haji Geusyik Leumik (HKL) yang menjadi lokasi acara. Menurutnya, masjid yang terletak di Desa Lamseupeung, Banda Aceh, itu merupakan salah satu ikon religius di Aceh.

“Masjid Emas Aceh ini dibangun hanya dalam waktu sekitar dua tahun empat bulan, menjadi simbol semangat gotong royong dan religiusitas masyarakat Aceh. Kini, masjid ini tak hanya sebagai rumah ibadah, tapi juga pusat kegiatan sosial, pendidikan, dan destinasi wisata religi yang ramai dikunjungi,” paparnya.

Kehadiran Tgk. Ahmad Zikrillah di panggung dakwah besar tersebut disebut sebagai kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Aceh Utara, khususnya kalangan santri dan alumni dayah. Ia menjadi salah satu bukti nyata bahwa kader dakwah muda Aceh terus tumbuh dengan semangat ilmu, akhlak, dan cinta Rasul yang menyejukkan.