‎Warga Minta Gubernur Aceh Awasi Stabilitas Harga Pangan di Tengah Banjir

Kondisi Oprit Jembatan Silayakh, Desa Pedesi, Kecamatan Bambel, Aceh Tenggara

LENSAPOST.NET— Warga Aceh meminta Pemerintah Aceh, khususnya Gubernur, untuk turun tangan menjaga stabilitas harga pangan di tengah musibah banjir yang melanda sejumlah daerah.

‎Menurut Hamdi, kondisi banjir saat ini rawan dimanfaatkan oleh oknum agen atau pedagang tertentu untuk menaikkan harga barang secara tidak wajar.

‎Ia menilai lonjakan harga yang mencapai 100 hingga 350 persen dalam sehari tidak masuk akal dan sangat memberatkan masyarakat yang sedang terdampak bencana.

‎“Peugah bak Pak Gub, neuyu jaga stabilitas harga pangan. Bek sampé dimanfaatkan le agen. Dimana Aceh tengah musibah banjir, tapi harga barang yang naik sampai ratusan persen itu sudah tidak masuk akal,” ujar Hamdi lewat keterangan tertulis kepada Lensapost, Sabtu 29 November 2025.

‎Ia berharap pemerintah melakukan pengawasan ketat terhadap rantai distribusi pangan, melakukan sidak ke pasar, serta menindak tegas pelaku yang sengaja memainkan harga di tengah situasi darurat.

‎Bahkan dia juga mengingatkan masyarakat yang sedang menghadapi banjir membutuhkan bantuan dan perlindungan, bukan tambahan beban akibat ulah spekulan.