LENSAPOST.NET – Ahmad Sandi Maulidan, seorang remaja berusia 14 tahun dari Panton Pawoh, Kabupaten Aceh Selatan, telah menyelesaikan perjalanan panjangnya dalam mengatasi masalah kesehatan.
Ahmad, yang menderita penyakit bocor jantung, penyempitan jantung, dan masalah katup jantung, telah menjalani serangkaian perawatan intensif, termasuk operasi yang kritis, untuk memperbaiki kondisi jantungnya di Jakarta.
Selama pemberangkatan dari tanah rencong dan di ibu Kota Jakarta, dia dan keluarga difasilitasi oleh Anggota DPR RI asal Aceh Teuku Riefky Harsya (TRH).
Ahmad bersama orangtuanya, Syakari memulai perjalanan mereka menuju ibu kota, saat itu.
Tak mudah bagi Ahmad dan keluarganya. Selama 7 bulan, mereka tinggal jauh dari rumah, menjalani berbagai prosedur medis yang diperlukan untuk mengatasi kondisi kesehatan Ahmad.
Tenaga Ahli Anggota DPR RI Teuku Riefky Harsya (TRH) Aidil Mashendra menyampaikan dalam masa itu, Ahmad juga menjalani operasi kepala pada bulan Desember untuk mengatasi cairan yang terakumulasi di bagian kepala, yang membuatnya mengalami kaku sebelah badan.
Namun, tekad mereka tidak goyah. Mereka terus bertahan dan berharap agar Ahmad bisa pulih sepenuhnya.
“Alhamdulillah hari ini berkat doa dan upaya semua pihak hingga Dek Sandi sudah diperbolehkan pulang, cairan di kepala sudah diambil, jantung yang bocor juga sudah dioperasi,” ungkap Aidil, Sabtu 16 Maret 2024 di Bandara SIM Blang Bintang, Aceh Besar.
Puncak dari perjalanan ini datang pada 29 Januari 2024, ketika Ahmad menjalani operasi jantung yang kritis. Operasi ini dilakukan dengan bantuan tim medis. Tim medis berhasil memperbaiki masalah jantung yang telah mengganggu kehidupan Ahmad selama ini.
Setelah menjalani proses pemulihan yang panjang, Ahmad dan keluarganya akhirnya dapat kembali ke Aceh Selatan pada 16 Maret 2024. Meskipun perjalanan ini penuh tantangan, mereka merasa bersyukur karena telah menemukan pengobatan yang dibutuhkan dan melihat Ahmad kembali ke kesehatan yang baik.
Orang tua Ahmad, Syakari menyampaikan ucapan terimakasih kepada Sekretaris Jendral DPP Partai Demokrat tersebut, yang telah memfasilitasi putranya menjalani operasi dan berobat di Jakarta.
“Saya sangat berterima kasih sekali kepada Bapak Teuku Riefky Harsya dan Bapak Aidil, kalau tidak ada dia, mungkin tidak ada yang obati anak saya,” ujar Syakari. []












