LENSAPOST.NET – Pemerintah Aceh mendorong percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana di sejumlah wilayah di Aceh.
Hal tersebut disampaikan Staf Khusus Gubernur Aceh, Faisal Rizal Hasan, saat bertemu dengan Direktur Jenderal Kawasan Permukiman Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Ir. Fitrah Nur, M.Si, di Jakarta, Selasa (10/3).
Pertemuan tersebut membahas percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh pada akhir November 2025 lalu.
Dalam kesempatan tersebut, kedua belah pihak juga membahas kesiapan pemerintah pusat dalam membangun hunian tetap bagi warga terdampak bencana di Aceh.
Direktur Jenderal Kawasan Permukiman Kementerian PKP, Fitrah Nur, menyampaikan bahwa pada prinsipnya pemerintah pusat sudah siap memulai pembangunan hunian tetap.
Namun, pelaksanaan pembangunan masih menunggu data korban yang valid dari pemerintah kabupaten dan kota di Aceh.
“Pusat sudah siap untuk membangun, namun saat ini kami masih menunggu data korban yang valid dari kabupaten/kota,” ujar Fitrah Nur.
Sementara itu, mewakili Gubernur Aceh, Faisal Rizal Hasan meminta agar pembangunan hunian tetap dapat segera dipercepat mengingat masih banyak warga korban bencana yang tinggal di tenda-tenda pengungsian.
“Bapak Gubernur Aceh berharap pembangunan hunian tetap dapat dipercepat, karena masih banyak warga kita yang hingga kini bertahan di tenda pengungsian,” kata Faisal.
Di sisi lain, Faisal juga berharap Satuan Tugas (Satgas) Bencana Aceh dapat bekerja lebih serius dalam memfasilitasi dan menyiapkan data korban bencana secara akurat agar proses pembangunan hunian tetap dapat segera direalisasikan.
Menurut dia, selama ini sebagian masyarakat menilai kinerja Satgas Bencana masih lambat sehingga diperlukan percepatan dalam proses pendataan korban.
“Percepatan pendataan sangat penting agar pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bisa segera direalisasikan,” ujarnya.












