LENSAPOST.NET Alamat rumah pribadi mantan Presiden Joko Widodo alias Jokowi di Jalan Kutai Utara No. 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, di Google Maps yang berubah nama menjadi “Tembok Ratapan Solo”, ditafsirkan secara politik sebagai citra negatif yang semakin menjadi-jadi.
Pengamat Citra Institute, Efriza menilai fenomena Tembok Ratapan Solo di Google Maps merupakan pertanda Jokowi semakin tidak disukai oleh masyarakat.
“Penamaan kediaman Pak Jokowi sebagai Tembok Ratapan Solodi Google Maps menunjukkan tentang ekspresi ruang digital yang diselaraskan dengan ekspresi publik atas kondisi politik,” kata Efriza kepada Kantor RMOL, Rabu 18 Februari 2026.
Menurut Efriza, publik saat ini tidak takut lagi mengemukakan pendapat politiknya terhadap presiden periode 2014-2024 tersebut.
“Tembok Ratapan Solo adalah penggambaran citra negatif bagi Jokowi dan keluarganya,” kata Efriza.
Lebih lanjut, Efriza memperkirakan publik telah terbawa dengan berbagai isu politik yang menyangkut Jokowi, dimana mayoritas bernuansa negatif.
Kemunculan label di Google Maps memang bisa dilakukan oleh pengguna melalui fitur edit lokasi.
Biasanya, perubahan nama atau penambahan tempat akan diverifikasi oleh sistem sebelum tayang ke publik. Meski begitu, tidak jarang muncul penamaan unik yang bersifat sementara karena ulah warganet.
Sumber: RMOL













