LENSAPOST.NET – SLB TNCC Banda Aceh kembali mengadakan Pemilihan Duta Baca sekaligus memperingati Hari Aksara Nasional tahun 2023 yang jatuh pada tanggal 8 September tiap tahunnya. Selain penobatan duta baca ada juga apresiasi dari perpustakaan dengan kategori peminjam buku dan pengunjung perpustakaan terbanyak.
Ketua Panitia, Nurlia, S.Pd mengatakan kegiatan ini adalah ketiga kalinya di SLB TNCC dan menjadi agenda tahunan. Pemilihan calon duta baca kali ini diikuti 13 orang siswa, diantaranya tujuh orang siswa/i jenjang SDLB dan enam orang siswa jenjang SMPLB.
“Adapun Duta Baca pada jenjang SDLB TNCC dimenangkan oleh Chiko Adelio (kelas 6) dan Duta Baca jenjang SMPLB TNCC dimenangkan oleh Muhammad Raffi (Kelas 9). Selain itu pada tahun ini juga ada pemilihan pengunjung terbanyak yang diraih oleh Naila rahmatan Azza (kelas 7) dan pengujung terbanyak yang diraih oleh Ardyan (kelas 7),”kata Nurlia.
Kepala SLB TNCC Banda Aceh, DM Ria Hidayati, S.Psi.,M.Ed menyampaikan kegiatan pemilihan duta baca bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa istimewa di SLB TNCC. Secara rutin setiap hari ada kegiatan story telling dalam program terapiutik pagi untuk memotivasi siswa untuk membaca baik secara mandiri maupun dengan bantuan.
Selain itu setelah adanya MoU dengan puswil Aceh di tahun 2022 ada beberapa pelatihan mengenai tata kelola perpustakaan yang juga diikuti oleh kepala perpustakaan SLB TNCC melalui kemitraan yang ada.
“Perkembangan perpustakaan SLB TNCC secara bertahap mengarah positif terutama dukungan dinas perpustakaan wilayah dan kearsipan Aceh terkait pembinaan kepala perpustakaan yang jarang ada sehingga sangat diapresiasi”, tambah Ria.
Ria juga menyampaikan bahwa pihak puswil juga sangat mendukung kegiatan duta baca di SLB TNCC karena sekolah umum saja sangat jarang menyelenggarakan acara seperti ini. Pihak Puswil, juga mendukung dalam bentuk hadirnya mobil pustaka keliling untuk dapat mensupport kebiasaan baik membaca pada siswa/i SLB TNCC.
Dia akhir sambutannya Ria berharap kegiatan ini dapat terus berjalan secara rutin agar semangat membaca siswa disabilitas juga semakin meningkat.
“Hal ini tentu saja dapat membantu mereka untuk dapat lebih adaptif dalam kehidupan bermasyarakat dan menjadi pembelajaran sepanjang hayat”, harapnya.












