ACEH  

Setelah Lama Dinanti, Jembatan Permanen Krueng Tingkeum Kutablang Mulai Dikerjakan

LENSAPOST.NET— Kementerian Pekerjaan Umum (PU) resmi memulai pembangunan permanen Jembatan Krueng Tingkeum Kutablang, Kabupaten Bireuen. Pekerjaan ini ditandai dengan penanganan awal di lokasi jembatan sejak Rabu (7/1/2026).

Direktur Pembangunan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU, Rakhman Taufik, S.T., mengatakan penanganan permanen jembatan sudah dimulai, sementara pemasangan pancang permanen dijadwalkan pada 20 Januari 2026.

“Mulai hari ini penanganan permanen sudah kita lakukan. Pemasangan pancang permanen akan dimulai pada 20 Januari 2026 di sisi hilir jembatan dengan bentang yang hampir sama dengan jembatan eksisting,” ujar Rakhman Taufik.

Ia menjelaskan, saat ini pihaknya telah mengerahkan alat berat untuk mencabut tiang listrik di sekitar lokasi pekerjaan guna mendukung kelancaran pembangunan.

Peninjauan lokasi pembangunan jembatan tersebut turut dihadiri Direktur Preservasi Jalan Wilayah I Hendro Satrio, Kepala BPJN Aceh Heri Yugiantoro, Kasatker Wilayah I Aceh Riski Anugerah, Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST, serta perwakilan PT Adhi Karya dan PT Krueng Meuh.

Pembangunan permanen Jembatan Krueng Tingkeum Kutablang dikerjakan oleh BUMN PT Adhi Karya yang berkolaborasi dengan kontraktor lokal PT Krueng Meuh. Proyek ini diperkirakan memakan waktu sekitar delapan bulan hingga jembatan dapat digunakan oleh masyarakat.

“Kurang lebih delapan bulan pengerjaan, setelah itu jembatan permanen baru bisa difungsikan,” jelas Rakhman Taufik.

Selain Jembatan Krueng Tingkeum, Kementerian PU juga mulai mengerjakan pembangunan permanen Jembatan Teupin Mane, Juli, dengan estimasi waktu pengerjaan yang sama, yakni sekitar delapan bulan.

Rakhman Taufik berharap dukungan penuh masyarakat agar pembangunan jembatan dapat selesai tepat waktu. Selama proses pembangunan berlangsung, Jembatan Bailey masih menjadi jalur utama penyeberangan.

“Kami berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat Jembatan Bailey serta mematuhi ketentuan kapasitas muatan yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian PU, atas respon cepat dalam penanganan pembangunan jembatan permanen Krueng Tingkeum Kutablang.

Mukhlis juga meminta agar dalam pembangunan jembatan tetap memperhatikan kearifan lokal, terutama akses jalan masyarakat di sekitar lokasi.

“Bentang jembatan tidak boleh mengganggu jalan arah utara dan selatan yang selama ini digunakan masyarakat,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Bireuen, lanjut Mukhlis, mendukung penuh pembangunan tersebut dan akan segera melakukan pembebasan lahan serta berkoordinasi dengan masyarakat setempat. [Rel]