LENSPOST.NET – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) Margaguna yang berlokasi di Jakarta Selatan, Kamis (11/09/2025).
Sekolah ini merupakan salah satu bentuk layanan pendidikan yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.
Kedatangan Presiden sekitar pukul 13.30 WIB disambut dengan antusias oleh para siswa yang menyanyikan yel-yel semangat. Suasana penyambutan semakin hangat dengan penampilan tarian tradisional Betawi, Kembang Jatoh, yang dibawakan oleh empat siswi SRMA. Antusiasme tersebut mencerminkan kebanggaan dan kebahagiaan atas kehadiran Kepala Negara di tengah-tengah mereka.
Kegiatan kunjungan diawali dengan peninjauan langsung terhadap berbagai fasilitas pendukung pendidikan, seperti kamar asrama siswa, sarana olahraga, serta fasilitas belajar lainnya. Presiden memastikan bahwa para siswa mendapatkan lingkungan belajar yang nyaman dan layak.
Selanjutnya, Presiden Prabowo meninjau ruang kelas untuk melihat secara langsung proses belajar mengajar. Ia turut menyaksikan para siswa bernyanyi bersama, menciptakan suasana akrab dan penuh kegembiraan.
Presiden juga menyapa para pengajar, memberikan arahan secara langsung untuk meningkatkan kualitas pendidikan, serta berinteraksi hangat dengan para siswa melalui perbincangan dan sesi foto bersama.
Dalam pernyataannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas perkembangan Sekolah Rakyat yang terus bertambah di berbagai daerah.
Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras berbagai pihak, termasuk Kementerian Sosial, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, para guru, serta pengelola asrama.
“Hari ini saya meninjau salah satu sekolah rakyat. Saat ini sudah ada 100 yang beroperasi. Saya mendapat laporan bahwa pada akhir September sekitar dua hingga tiga minggu ke depan jumlahnya akan menjadi 165 sekolah rakyat,” ujarnya.
Kunjungan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung perluasan akses pendidikan yang inklusif dan merata. Pemerintah terus memperkuat berbagai inisiatif pendidikan masyarakat yang menyentuh langsung kebutuhan anak-anak bangsa, terutama dari kalangan kurang mampu.












