LENSAPOST.NET – Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh Barat Daya (Abdya) periode 2026–2030 resmi dikukuhkan dalam prosesi khidmat di Gedung DPRK Abdya, Rabu (11/2/2026). Pengukuhan ini menandai dimulainya babak baru pembinaan olahraga di Bumoe Sigupai.
Ketua KONI Aceh, Saiful Bahri yang akrab disapa Pon Yaya, memimpin langsung prosesi tersebut. Sejumlah unsur Forkopimda, pimpinan DPRK, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Abdya turut hadir menyaksikan momen itu.
Dalam kepengurusan yang baru, Zulkarnaini dipercaya sebagai Ketua Umum, didampingi Zulfan sebagai Ketua Harian, SM Rizka Nazarullah sebagai Sekretaris Umum, dan Dedi Saputra sebagai Bendahara Umum, bersama jajaran pengurus cabang olahraga lainnya.
Dalam sambutannya, Pon Yaya menegaskan bahwa pengukuhan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk membangun sistem pembinaan atlet yang lebih terarah dan berkelanjutan.
“Momentum ini harus menjadi titik awal kerja nyata. Pembinaan tidak boleh instan dan tidak boleh hanya aktif saat menjelang event. Harus terstruktur dan berkelanjutan,” ujar Pon Yaya.
Ia juga meminta pengurus baru segera menyusun program kerja berbasis target dan data, termasuk melakukan pendataan atlet secara komprehensif. Transparansi anggaran serta profesionalisme organisasi, lanjutnya, menjadi kunci menjaga kepercayaan publik terhadap KONI.
Bupati Abdya Safaruddin yang turut hadir menyatakan dukungannya terhadap kepengurusan baru. Ia berharap KONI Abdya mampu menghadirkan energi baru dan menorehkan prestasi yang membanggakan daerah.
“Saya percaya kepengurusan ini mampu membawa perubahan dan melahirkan prestasi yang membanggakan daerah,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Safaruddin menjanjikan bonus Rp20 juta dari dana pribadinya bagi setiap atlet Abdya yang meraih medali emas pada ajang olahraga resmi. Bonus tersebut disebut sebagai tambahan di luar dukungan dari pemerintah daerah dan KONI.
Sementara itu, usai dikukuhkan, Zulkarnaini menyampaikan pernyataan tegas dalam sambutan perdananya. Ia mengingatkan seluruh pengurus agar tidak menjadikan KONI sebagai tempat mencari keuntungan pribadi.
“Kita dikukuhkan untuk meneruskan mandat dari masyarakat. KONI Abdya harus terus berbenah dan bangkit, bukan tempat mencari hidup,” tegasnya.
Ia berharap seluruh pengurus mampu mengemban tanggung jawab dengan penuh integritas dan semangat kebersamaan.
“Dengan tujuan yang sama dan dukungan semua pihak, KONI Abdya akan terus berbenah. Kita harus tunjukkan bahwa KONI Abdya bukan hanya indah secara administrasi dan strategi, namun siap memberikan prestasi,” pungkasnya.












