LENSAPOST.NET – Polres Aceh Selatan menyelidiki dugaan kasus keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa 18 siswa di Kecamatan Pasie Raja, Kabupaten Aceh Selatan.
Kasatreskrim Polres Aceh Selatan, Iptu Narsyah Agustian, mengatakan pihaknya telah turun ke lapangan sejak Jumat malam, 27 Februari 2026.
Tim mendatangi puskesmas serta lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Aceh Selatan untuk uji laboratorium sampel makanan.
Sebanyak 18 siswa dari jenjang PAUD hingga SMA dilaporkan mengalami gejala mual, muntah, sakit perut hebat, serta reaksi alergi berupa bentol dan gatal usai menyantap menu MBG.
Dari jumlah tersebut, 14 siswa dirawat inap di UPTD Puskesmas Ujung Padang Rasian, sementara empat lainnya menjalani rawat jalan.
Menu yang dikonsumsi berasal dari distribusi MBG oleh Yayasan Ruang Kito Basamo melalui SPPG Gampong Ujung Padang Asahan. Paket makanan berisi bakso, mi goreng, susu, roti, telur ayam, telur itik asin, serta minuman es kacang.
“Selesai makan bakso, langsung sakit perut dan muntah-muntah,” ujar Isna Fitria (16), salah seorang siswa yang dirawat.
Masrida, orang tua siswa, mengaku awalnya tidak mengetahui penyebab kondisi anaknya. Namun setibanya di Puskesmas, ia mendapati sebagian besar pasien dengan keluhan serupa merupakan penerima MBG dari sumber yang sama.(*)













